<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pendekar Tidar &#187; buku</title>
	<atom:link href="http://pendekartidar.org/tag/buku/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pendekartidar.org</link>
	<description>Komunitas Blogger Magelang</description>
	<lastBuildDate>Thu, 17 May 2012 00:25:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Hasil Survey Pelaksanaan Seminar</title>
		<link>http://pendekartidar.org/hasil-survey-pelaksanaan-seminar.php</link>
		<comments>http://pendekartidar.org/hasil-survey-pelaksanaan-seminar.php#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 May 2012 14:51:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ndoroseten</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[intip buku]]></category>
		<category><![CDATA[lmsp2012]]></category>
		<category><![CDATA[magelang]]></category>
		<category><![CDATA[membaca]]></category>
		<category><![CDATA[pustaka]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pendekartidar.org/?p=3638</guid>
		<description><![CDATA[PUSAKA DI BALIK PUSTAKA Gedung Waninta Magelang, 6 Mei 2012 Beberapa poin penting terkait dengan... <a class="meta-more" href="http://pendekartidar.org/hasil-survey-pelaksanaan-seminar.php">more <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2 align="center"><span style="color: #ff0000;"><strong>PUSAKA DI BALIK PUSTAKA</strong></span></h2>
<p align="center"><span style="color: #0000ff;"><strong>Gedung Waninta Magelang, 6 Mei 2012</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Beberapa poin penting terkait dengan penyelenggaraan seminar dimintakan pendapatnya kepada peserta seminar melalui pengisian angket pada sesi akhir seminar. Peserta seminar yang nmenjadi responden jajak pendapat ini sebanyak 109 orang. Selengkapnya hasil jajak pendapat tersebut adalah sebagai berikut:</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #008000;"><strong>Darimana Anda mengetahui seminar ini?</strong></span></p>
<p><a href="http://pendekartidar.org/wp-content/uploads/2012/05/LMSP1.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-3639" title="LMSP1" src="http://pendekartidar.org/wp-content/uploads/2012/05/LMSP1.jpg" alt="" width="369" height="230" /></a><strong><span style="color: #008000;">Apa yang menurut Anda paling menarik dari seminar ini?</span></strong></p>
<p align="center"><a href="http://pendekartidar.org/wp-content/uploads/2012/05/LMSP2.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-3640" title="LMSP2" src="http://pendekartidar.org/wp-content/uploads/2012/05/LMSP2.jpg" alt="" width="371" height="231" /></a></p>
<p><strong><span style="color: #008000;"> Apakah tema seminar yang diangkat bermanfaat bagi Anda?</span></strong></p>
<p><a href="http://pendekartidar.org/wp-content/uploads/2012/05/LMSP3.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-3641" title="LMSP3" src="http://pendekartidar.org/wp-content/uploads/2012/05/LMSP3.jpg" alt="" width="370" height="231" /></a><strong><span style="color: #008000;"> Bagaimana uraian dari pembicara?</span></strong></p>
<p><a href="http://pendekartidar.org/wp-content/uploads/2012/05/LMSP4.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-3642" title="LMSP4" src="http://pendekartidar.org/wp-content/uploads/2012/05/LMSP4.jpg" alt="" width="410" height="256" /></a><strong><span style="color: #008000;">Apakah menurut Anda seminar ini bermanfaat?</span></strong></p>
<p><a href="http://pendekartidar.org/wp-content/uploads/2012/05/LMSP5.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-3643" title="LMSP5" src="http://pendekartidar.org/wp-content/uploads/2012/05/LMSP5.jpg" alt="" width="373" height="233" /></a><strong><span style="color: #008000;">Apakah seminar sejenis perlu dilaksanakan lagi di waktu mendatang?</span></strong></p>
<p><a href="http://pendekartidar.org/wp-content/uploads/2012/05/LMSP6.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-3644" title="LMSP6" src="http://pendekartidar.org/wp-content/uploads/2012/05/LMSP6.jpg" alt="" width="381" height="238" /></a><strong><span style="color: #008000;">Menurut Anda, kapan waktu yang paling sesuai untuk pelaksanaan seminar?</span></strong></p>
<p align="center"><a href="http://pendekartidar.org/wp-content/uploads/2012/05/LMSP7.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-3645" title="LMSP7" src="http://pendekartidar.org/wp-content/uploads/2012/05/LMSP7.jpg" alt="" width="376" height="235" /></a></p>
<p><strong><span style="color: #ff0000;"> Sebutkan kelebihan/kekuatan seminar ini!</span></strong></p>
<ol>
<li><span style="color: #0000ff;">Tema dan materi menarik; tema sesuai profesi; tema mendidik;</span></li>
<li><span style="color: #0000ff;">Judul seminar mengguggah;</span></li>
<li><span style="color: #0000ff;">Narasumber dari kalangan jurnalis; pembicara kompeten/menarik; interaksi pembicara dan audience;</span></li>
<li><span style="color: #0000ff;">Peserta seminar aktif; mempedulikan peserta; belajar berbaur dengan peserta lain; bertemu dengan penulis buku fiksi;</span></li>
<li><span style="color: #0000ff;">Memberi motivasi untuk membaca dan menulis; menambah wawasan di bidang menulis; meningkatkan kreativitas menulis; mengetahui cara menulis di internet/blog; mengetahui cara menulis buku; menumbuhkan hobi menulis; memacu guru untuk membiasakan menulis; promosi jaringan penulis dan pembaca;</span></li>
<li><span style="color: #0000ff;">Menambah pengetahuan dan wawasan; memberikan pencerahan dan inspirasi baru; membangkitkan semangat; meningkatkan daya pikir; membantu mengembangkan pola pikir;</span></li>
<li><span style="color: #0000ff;">Mengetahui manfaat perpustakaan;</span></li>
<li><span style="color: #0000ff;">Mengetahui manfaat internet; memberi pengetahuan tentang blogger; menambah pengetahuan untuk mengakses internet secara positif;</span></li>
<li><span style="color: #0000ff;">Mengetahui seluk beluk dunia jurnalistik;</span></li>
<li><span style="color: #0000ff;">Praktik menulis langsung;</span></li>
<li><span style="color: #0000ff;">Pilihan waktu penyelenggaraan sesuai; tepat waktu;</span></li>
<li><span style="color: #0000ff;">Doorprizenya banyak dan menarik;</span></li>
<li><span style="color: #0000ff;">Ada promo internet; sponsor sangat antusias;</span></li>
<li><span style="color: #0000ff;">Fasilitas mencukupi; harga terjangkau; ada sertifikat</span></li>
</ol>
<p><span style="color: #ff0000;"><strong>  Sebutkan kekurangan/kelemahan seminar ini!</strong></span></p>
<ol>
<li><span style="color: #0000ff;">Persiapan panitia kurang; paniti tidak pengalaman(pembagian hadiah, distribusi snack dan makalah);</span></li>
<li><span style="color: #0000ff;">Pengemasan acara kurang menarik, terkesan monoton dan membosankan; peserta merasa bosan; Tidak ada selingan sehingga membuat ngantuk; terlalu formal;</span></li>
<li><span style="color: #0000ff;">Perlengkapan kurang optimal; sound system kemresek; LCD kurang besar;</span></li>
<li><span style="color: #0000ff;">Presentasi terlalu cepat dan tidak mengenai intinya; pembicara kurang akrab kepada peserta;  pembicara kurang dapat membaawa suasana; terlalu banyak pembicara; pemaparan materi kurang mendalam; jawaban pertanyaan tidak memuaskan penanya;</span></li>
<li><span style="color: #0000ff;">Tidak on time? Waktu terbatas; acara terlalu lama; sesi jurnalistiknya kurang; waktunya terlalu lama;</span></li>
<li><span style="color: #0000ff;">Tidak diawali dengan doa di awal acara;</span></li>
<li><span style="color: #0000ff;">Kurang ramai;</span></li>
<li><span style="color: #0000ff;">MC kurang komunikatif; Dua MC conect-nya lambat; Tema lebih ditekankan daripada iklan;</span></li>
<li><span style="color: #0000ff;">Biaya agak mahal untuk mahasiswa dan pelajar; peserta kalangan pelajar sedikit;</span></li>
<li><span style="color: #0000ff;">Hand out tidak lengkap di awal acara;</span></li>
<li><span style="color: #0000ff;">Pengenalan biografi pembicara tidak memanfaatkan LCD;</span></li>
<li><span style="color: #0000ff;">Kesempatan diskusi kurang; pemilihan penanya kurang adil;</span></li>
<li><span style="color: #0000ff;">Tidak disertai bazar buku;</span></li>
<li><span style="color: #0000ff;">Belum mengikutkan kepala sekolah;</span></li>
<li><span style="color: #0000ff;">Sosialisasi kurang sehingga peserta terbatas;</span></li>
<li><span style="color: #0000ff;">Snack kurang mantap;</span></li>
</ol>
<p><strong><span style="color: #ff0000;"> Apakah saran dan masukan Anda ke depan?</span></strong></p>
<ol>
<li><span style="color: #0000ff;">Persiapan lebih matang; masalah teknis diminimalisasi;</span></li>
<li><span style="color: #0000ff;">Pemberian handout, makalah, dan jadwal seminar di awal waktu; modul lebih lengkap;</span></li>
<li><span style="color: #0000ff;">Sarana dan prasarana harus lebih baik; <strong>Sound system dipastikan bagus</strong>, LCD lebih lebar;</span></li>
<li><span style="color: #0000ff;">Seminar dilanjutkan di waktu mendatang; penyelenggaraan teratur dan kontinyu; frekuensi seminar ditambah; kalau bisa seminar untuk guru bahasa Inggris; seminar setiap 2 bulan sekali atau satu tahun 3 kali;</span></li>
<li><span style="color: #0000ff;">Perhatian khusus tentang pembuatan blog; Materi menulis karya ilmiah; materi e-learning harap dibahas khusus;</span></li>
<li><span style="color: #0000ff;">Pengaturan waktu agak longgar; kesempatan diskusi ditambah; durasi seminar jangan terlalu lama;</span></li>
<li><span style="color: #0000ff;">Diutamakan kepesertaan dari anak sekolah; diundang khusus siswa;</span></li>
<li><span style="color: #0000ff;">Dipilih narasumber yang dapat mempersuasi dan mensugesti peserta; narasumber diperbanyak lagi; mengundang penulis sastra;</span></li>
<li><span style="color: #0000ff;">Menciptakan suasana segar dalam seminar; perlu ada hiburan agar pikiran santai; beri selingan yang  menarik; MC lebih bersemangat dan berkomunikasi dengan audience;</span></li>
<li><span style="color: #0000ff;">Diadakan bazar buku murah usai seminar; semua peserta mendapatkan buku baru;</span></li>
<li><span style="color: #0000ff;">Diperbanyak doorprize;</span></li>
<li><span style="color: #0000ff;">Panitia banyak-banyaklah senyum; keep spirite;</span></li>
<li><span style="color: #0000ff;">Distribusi promosi lebih digalakkan; promo ke bimbel, tempat kursus, dan taman bacaan;</span></li>
<li><span style="color: #0000ff;">Harus ada waktu istirahat;</span></li>
<li><span style="color: #0000ff;">Perbanyak kegiatan semacam ini, sangat bermanfaat;</span></li>
<li><span style="color: #0000ff;">Mewajibkan tiap-tiap sekolah ada perwakilan siswa-siswinya;</span></li>
<li><span style="color: #0000ff;">Lagu Indonesia Raya dinyanyikan paling awal dan harus ada yang memberikan aba-aba;</span></li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pendekartidar.org/hasil-survey-pelaksanaan-seminar.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Seminar Revitalisasi Budaya Membaca</title>
		<link>http://pendekartidar.org/seminar-revitalisasi-budaya-membaca.php</link>
		<comments>http://pendekartidar.org/seminar-revitalisasi-budaya-membaca.php#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 May 2012 03:55:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ndoroseten</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[bala tidar]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[magelang toea]]></category>
		<category><![CDATA[membaca]]></category>
		<category><![CDATA[pustaka]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pendekartidar.org/?p=3595</guid>
		<description><![CDATA[Dalam rangka peringatan tiga tahun kebersamaan Bala Tidar di Komunitas Blogger Pendekar Tidar Magelang, telah... <a class="meta-more" href="http://pendekartidar.org/seminar-revitalisasi-budaya-membaca.php">more <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Dalam rangka peringatan tiga tahun kebersamaan Bala Tidar di <a href="http://www.pendekartidar.org/"><span style="color: #0000ff;">Komunitas Blogger Pendekar Tidar</span></a> Magelang, telah diselenggarakan Seminar Pendidikan bertema “<strong>Pusaka di Balik Pustaka: Revitalisasi Budaya Baca di Era Informasi</strong>”. Acara tersebut digelar pada hari Ahad, 6 Mei 2012, bertempat di Gedung Wanita Jln. Veteran Kota Magelang. Hadir selaku pembicara dalam seminar, Ibu Sugiarti, S.Sos (Kepala Perpustakaan, Arsip, dan Data Kota Magelang), Sholahuddin Al Ahmed (Jurnalis Suara Merdeka), Lusia Dayu (Nulis Buku Community Magelang), dan <a href="http://www.bengawan.org/"><span style="color: #0000ff;">Pakdhe Blontankpoer</span></a> (Komunitas Blogger Bengawan Surakarta).</span></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://pendekartidar.org/wp-content/uploads/2012/05/IMG_5543.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-3602" title="IMG_5543" src="http://pendekartidar.org/wp-content/uploads/2012/05/IMG_5543.jpg" alt="" width="525" height="351" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Acara diawali dengan kata sambutan dari Ketua Panitia yang menyampaikan latar belakang diselenggarakannya kegiatan ini sebagai rangkaian peringatan HUT <a href="http://www.pendekartidar.org/"><span style="color: #0000ff;">Komunitas Pendekar Tidar</span></a> ke-3. Ucapan terima kasih disampaikan kepada Perpustakaan Kota Magelang serta Dinas Pendidikan Kabupaten Magelang atas kerja samanya dalam sosialisasi dan publikasi kegiatan ini. Selain itu ungkapan terima kasih juga disampakan untuk semua pihak sponsor pendukung seminar, seperti Telkom Speedy, <a href="http://www.pandi.or.id/"><span style="color: #0000ff;">Pandi</span></a>, Kedai Digital, Polaris FM, serta <a href="http://ictwatch.com/internetsehat/"><span style="color: #0000ff;">ICTWacht/Internet Sehat Indonesia</span></a>.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Seminar dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Perpustakaan, dilanjutkan dengan pengumuman dan penyerahan hadiah <a href="http://www.magelangmenulis.com/p/pengiriman-naskah.html"><span style="color: #0000ff;">Lomba Menulis</span></a> untuk tingkat pelajar SLTP-SLTA se-Magelang Raya. <a href="http://www.magelangmenulis.com/"><span style="color: #0000ff;">Pemenang lomba</span></a> untuk kategori pelajar SLTP masing-masing adalah Juara I Yuan Adelintang K. dari SMP N 1 Muntilan dengan tulisan Sejuta Kebaikan di Dunia Kata, Juara II Lela Wahyu Anggraeni dari SMP N 1 Muntilan dengan tulisan berjudul Indonesia Membaca, dan Juara III Muhammad Al-Fath dari SMP Muhammadiyah Plus Gunungpring Muntilan dengan karya tulis Membaca dengan Inovasi Animasi. Adapun <a href="http://www.magelangmenulis.com/"><span style="color: #0000ff;">pemenang lomba</span></a> untuk kategori pelajar SLTA masing-masing adalah Juara I diraih Zaidah Rifah Uswatun dari SMA N 1 Muntilan dengan karya Sedikit Membaca Kalan, Tak Pernah Membaca Alam, Juara II atas nama Happy Virgina Puspa dari SMA N 1 Magelang dengan judul tulisan Membaca, Suatu Fakta Tak Terelakkan, dan Juara III Widya Larasati dari SMA N 1 Magelang dengan karya tulis berjudul Rajin Membaca Sukses di Depan Mata.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://pendekartidar.org/wp-content/uploads/2012/05/IMG_5541.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-3604" title="IMG_5541" src="http://pendekartidar.org/wp-content/uploads/2012/05/IMG_5541-300x200.jpg" alt="" width="255" height="170" /></a><a href="http://pendekartidar.org/wp-content/uploads/2012/05/IMG_5536.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-3605" title="IMG_5536" src="http://pendekartidar.org/wp-content/uploads/2012/05/IMG_5536-300x200.jpg" alt="" width="255" height="170" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Acara seminar sesi pertama diisi oleh dua orang narasumber, Ibu Sugiarti dari Perpustakaan Kota Magelang dan Sholahuddin Al Ahmed dari Suara Merdeka. Dalam uraiannya, Ibu Sugiarti menyampaikan kebijakan pemerintah yang terkait dengan pembudayaan minat membaca yang sudah digariskan dalam peraturan perundang-undangan, mulai dari konstitusi UUD ’45,  UU No. 20 tahun 2003 tentang Sisdiknas, UU No. 43 tahun 2009 tentang Perpustakaan, serta perangkat aturan teknis, seperti Keppres No. 86 tahun 2003 dan No.102 mengenai Fungsional Pustakawan. Lebih lanjut juga diuraikan mengenai pengertian, tujuan, manfaat, peranan para pihak, dan hambatan pengembangan minat baca. Catatan terpenting dalam hal-hal yang dapat menghambat minat baca, diantaranya budaya lisan yang lebih dominan dibandingkan tulisan, motivasi diri yang rendah, dorongan dari lingkungan sekitar rendah, kemudian dari sisi pengelolaan peprustakaan yang kurang profesional, penempatan masih seadanya, dan jam buka yang terbatas.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;"><a href="http://pendekartidar.org/wp-content/uploads/2012/05/IMG_5589.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-3608" title="IMG_5589" src="http://pendekartidar.org/wp-content/uploads/2012/05/IMG_5589-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a>Pembicara ke dua, Sholahuddin Al Ahmed menguraikan materi dengan judul Membaca Itu Indah. Dalam pemaparannya Mas Udin pertama kali bertanya kepada hadirin, ”Apakah Anda hari ini sudah membaca?” Hadirin kebanyakan menjawab, ”Sudah!” Ketika ditanya lebih lanjut mengenai apa yang dibaca, jawaban hampir seragam diberikan hadirin, membaca sms! Hanya sedikit dan lirih yang menjawab membaca koran, majalah, apalagi buku atau kitab!</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Menurut Mas Udin kunci untuk memiliki minat membaca yang tinggi adalah menyukai bahan bacaan yang sesuai dengan minat kita masing-masing. Dari sinilah akan muncul rasa ”<em>enjoy</em>”, menikmati apa yang kita baca karena kita membaca setulus dari lubuk hati tanpa adanya paksaan dari pihak lain. Di tengah sesi Mas Udin mengajak kepada semua hadirin untuk menuliskan apapun yang dirasakan atau terpikirkan pada saat itu. Penulisan dilakukan hanya dalam waktu lima menit! Lalu bagaimana hasilnya?</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Seorang Ibu Guru maju ke depan dan membacakan tulisannya. Guru biologi tersebut menguraikan dengan runut dan panjang lebar mengenai konsep mengajar yang efektif dan efisien dengan mengoptimalkan segala prasarana dan penunjang. Tulisannya sangat luar biasa karena mencerminkan penjiwaan sang guru terhadap profesi dan mata pelajaran yang diampunya di dalam kelas.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://pendekartidar.org/wp-content/uploads/2012/05/IMG_5599.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-3610" title="IMG_5599" src="http://pendekartidar.org/wp-content/uploads/2012/05/IMG_5599-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a><span style="color: #0000ff;">Guru ke dua seorang bapak-bapak. Dengan penuh percaya diri ia melantunkan bait-bait sajak yang mengungkapkan kekesalannya terhadap acara yang sempat berlangsung dengan penuh ketidaknyamanan. <em>Sound system</em> yang ”brengsek”, <em>snack</em> yang tidak menggugah selera, dan segala ”ungkapan kejengkelan” dituliskannnya dalam bait-bait sajak kritik yang pedas dan tajam kepada panitia. Untungnya rekan-rekan panitia memiliki sikap <em>legowo</em> dan <em>jembar segoro</em> dalam menyikapi hal tersebut, terbukti di arena seminar tidak sampai terjadi <em>tawur</em> ataupun caci dan makian secara terbuka.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Penulis <em>dadakan</em> ke tiga, seorang ibu rumah tangga yang tengah hamil muda. Dengan penuh welas asih, ia menyampaikan bahwa pada masa kehamilan yang kini tengah dijalaninya, ia banyak membaca buku perawatan kandungan maupun tips-tips merawat anak dan menjadi ibu yang baik. Segala perasaan yang dirasa sebagai ibu yang tengah mengandung diungkapkannya secara lugas dan tegas, sehingga mencerminkan kesholehahannya sebagai calon ibu.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Sebagai ugkapan terima kasih kepada ketiga peserta seminar yang telah sukarela membacakan tulisan dadakannya, Mas Udin memberikan <em>doorprize</em> tiga buah buku kepada masing-masing peserta tersebut.  Demikian halnya untuk tiga penanya yang mengajukan pertanyaan pada sesi diskusi, dari panitia memberikan <em>doorprize</em> berupa buku menarik. Acara seminar kemudian diselingi dengan presentasi promosi dari Telkom Magelang selama hampir 20 menit.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;"><a href="http://pendekartidar.org/wp-content/uploads/2012/05/IMG_5667.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-3611" title="IMG_5667" src="http://pendekartidar.org/wp-content/uploads/2012/05/IMG_5667-200x300.jpg" alt="" width="200" height="300" /></a>Sesi ke dua seminar diisi pemateri Lusia Dayu dan Pakdhe Blontankpoer. Lusia Dayu dari Nulis Buku Community Magelang memberikan penjelasan mengenai latar belakang terbentuknya NBC dan agenda kegiatan yang telah dilaksanakan maupun direncanakan di waktu mendatang. Lebih lanjut juga diuraikan bagaiman teknik menerbitkan buku hingga pemasarannya. Hadirin terlihat sangat antusias mendengarkan uraian dari pembicara.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Pembicara ke dua pada sesi ini adalah blogger senior dari <a href="http://www.bengawan.org/"><span style="color: #0000ff;">Komunitas Blogger Bengawan Surakarta</span></a>. Penggerak komunitas yang memiliki pengalaman malang melintang di dunia reportase semenjak bergabung di Detikcom, Majalah DR ,dan <em>the Jakarta Post</em> ini mengawali uraiannya bahwa dunia membaca telah mengantarkannya menjadi penulis. Gaya penulisan yang dilakoninya pun tidak terlepas dari buku-buku favoritnya.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Perihal belajar menulis, <em>Pakdhe</em> memiliki kita agar kita tidak perlu terlampau risau dengan kaidah baku EYD ataupun kriteria redaktur. Pertama kali belajar menulis, tuliskanlah apa yang dirasa dengan bebas, lepas dan mengalir. Nantinya, seiring dengan kebiasaan, jam terbang dan pengalaman, maka akan terbentuk tulisan yang memenuhi kaidah penulisan yang baik dan benar. Khusus bagaimana menuliskan tulisan secara runut, runtut, dan mengalir sehingga terjadi jalinan kisah utuh yang enak dibaca, <em>Pakdhe</em> banyak belajar dengan membaca novel.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;"><a href="http://pendekartidar.org/wp-content/uploads/2012/05/IMG_5671.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-3613" title="IMG_5671" src="http://pendekartidar.org/wp-content/uploads/2012/05/IMG_5671-200x300.jpg" alt="" width="200" height="300" /></a>Dalam skala yang lebih luas, <a href="http://www.blontankpoer.com/"><span style="color: #0000ff;">Blontankpoer</span></a> mengungkapkan bahwa bangsa yang memiliki minat baca tinggi akan memiliki daya literasi yang tinggi pula. Dengan hal ini sebuah bangsa akan menjadi bangsa pembelajar yang sanggup menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, untuk selanjutnya menjadi bangsa yang maju secara ekonomi maupun budaya. Minat baca di Indonesia masih sangat memprihatinkan sehingga semua pihak harus mendorong dan meningkatkannya. Hanya dengan cara demikian bangsa kita menjadi bangsa yang unggul dan berjaya!</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Melengkapi uraian dari <a href="http://www.blontankpoer.com/"><span style="color: #0000ff;">Pakdhe Blontank</span></a>, Mas Hendri, seorang mahasiswa kependidikan bidang studi biologi dari UNS yang termasuk aktivis di <a href="http://www.bengawan.org/"><span style="color: #0000ff;">Komunitas Blogger Bengawan</span></a> Solo menyampaikan materi mengenai program <em>e-learning</em>. Dengan memberdayakan potensi kemajuan teknologi informatika dan komunikasi, proses pembelajaran dapat didorong agar siswa aktif menggali ilmu melalui sistem modul yang dipersiapkan oleh gurunya. Guru hanya bersifat sebagai pendamping dan fasilitator yang memberikan penjelasan apabila ada suatu sub materi yang dirasa kurang jelas bagi siswa. Proses ini lebih efektif dan efisien karena dapat dilakukan tanpa melakukan sesi kelas atau tatap muka secara langsung.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Mengakhiri rangkaian acara seminar, diberikan berbagai ragam <em>doorprize</em> mulai dari buku bacaan, mug cantik, kaset CD, tas laptop dan lain-lainnya. Seminar hari itu benar-benar banjir <em>doorprize</em> dari berbagai sponsor maupun pendukung lain. Dengan permainan sederhana dan pertanyaan-pertanyaan seputar isi seminar, para peserta sangat antusias saling berebut <em>doorprize</em>. Meskipun tidak semua peserta mendapatkan <em>dooprize</em>, namun semua peserta mendapatkan sertifikat dan makan siang.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://pendekartidar.org/wp-content/uploads/2012/05/IMG_5788.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-3614" title="IMG_5788" src="http://pendekartidar.org/wp-content/uploads/2012/05/IMG_5788.jpg" alt="" width="525" height="350" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Semoga seminar Pusaka di Balik Pustaka ini bisa bermanfaat dan ke depan bisa berlanjut dengan seminar yang lebih menarik.</span></p>
<p align="right">Lor Kedhaton, 7 Mei 2012</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pendekartidar.org/seminar-revitalisasi-budaya-membaca.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>&#8216;Intip Buku&#8217;, Menebar Spirit Menulis</title>
		<link>http://pendekartidar.org/intip-buku-menebar-spirit-menulis.php</link>
		<comments>http://pendekartidar.org/intip-buku-menebar-spirit-menulis.php#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 May 2012 07:45:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ndoroseten</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[iB]]></category>
		<category><![CDATA[intip buku]]></category>
		<category><![CDATA[membaca]]></category>
		<category><![CDATA[pustaka]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pendekartidar.org/?p=3589</guid>
		<description><![CDATA[Berawal dari mengintip website Be-Blog, nyasarlah saya pada sebuah postingan Om Jay yang mengajak untuk... <a class="meta-more" href="http://pendekartidar.org/intip-buku-menebar-spirit-menulis.php">more <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Berawal dari mengintip <em>website</em> Be-Blog, nyasarlah saya pada sebuah postingan Om Jay yang mengajak untuk bergabung di acara <strong>Intip Buku</strong>. “<strong>Intip Buku</strong> berbeda dan tak sama dengan bedah buku!” demikian Om Jay sempat menjelaskan panjang lebar mengenai konsep acara <strong>Intip Buku</strong>. Pada intinya <strong>Intip Buku</strong> memaparkan seluk-beluk dan proses kreativitas di balik lahirnya sebuah karya tulis menjadi sebuah buku. Dengan demikian dapat dipastikan di acara tersebut bertabur sekian narasumber para penulis buku yang terang benderang memaparkan pengalaman masing-masing dalam berkarya tulis. Pada deretan pembicara ada Kang Pepih Nugraha (wartawan Kompas), Imam FRK (mahasiswa penulis), Taufiq Effendi (Dosen muda UNJ), <a href="http://ramalaninteligen.net/"><span style="color: #0000ff;">Prayitno Ramlan</span></a> (purnawirawan TNI AU), <a href="http://johanwahyudi.info/"><span style="color: #0000ff;">Johan Wahyudi</span></a> (pendidik), Iskandar Zulkarnain (Kompasiana), dan sudah pasti sang empunya gawe Om Jay.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://pendekartidar.org/wp-content/uploads/2012/05/iB3.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-3590" title="iB3" src="http://pendekartidar.org/wp-content/uploads/2012/05/iB3.jpg" alt="" width="500" height="375" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Dengan dukungan penuh dari <strong>iB</strong> (<em>Islamic Banking</em>) yang digawangi Direktorat Perbankan Syariah Bank Indonesia, acara <strong>Intip Buku</strong> berlangsung di Ruang Serba Guna Gedung Syafrudin Prawiranegara Lantai 3 Kawasan Perkantoran Bank Indonesia. Dukungan tersebut semakin mempertegas bahwa kalangan elit perbankan Indonesia-pun tak mau ketinggalan untuk turut mendukung pengembangan minat menulis di kalangan warga masyarakat (<em>citizen reporter</em>), terkhusus kalangan pendidik. Kenapa kalangan pendidik? Karena acara <strong>Intip Buku</strong> kepesertaannya didominasi oleh kalangan pendidik profesional alias para guru dengan jumlah sekitar 200-an. Sebuah jumlah yang fantastis, mengingat minat menulis di kalangan pendidik masih tergolong rendah saat ini.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Sesi pertama acara <strong>Intip Buku</strong> menampilkan tiga pembicara, masing-masing Kang Pepih Nugraha, Imam FRK, dan Taufiq Efendi, dengan moderator Amril Gobel.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Kang Pepih menyampaikan bahwa kunci untuk menulis adalah membaca. Ia, yang dibesarkan di tengah keluarga pendidik, semenjak kecil sudah sangat akrab dengan bahan bacaan. Sang ayah yang memiliki pandangan jauh terhadap masa depan anak-anaknya selalu “memarkirkan” terlebih dahulu buku baru yang diberikan ke sekolahannya, sebelum buku tersebut ditempatkan di perpustakaan sekolah. “Ini trik “licik”, tetapi kan niatnya baik”, tegas Kang Pepih.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Lebih jauh diungkapkan bahwa menulis bisa dimulai dengan hal yang kecil dan sederhana di sekitar kita. Modal utama untuk menjadi penulis adalah catatan harian. Dari catatan hari per hari bisa dirangkai sebuah kisah yang sangat menarik. Bisa juga bahan catatan harian tersebut dijadikan bahan penelitian atau analisis yang bisa memberikan pemikiran-pemikiran baru, original, dan solutif bagi sebuah permasalahan yang terjadi di tengah aktivitas kita sehari-hari. Karakteristik ini tentu sangat dekat dengan keseharian para guru, bahkan mungkin semua orang.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Sedikit membuka rahasia kenapa dirinya berhasil meraih profesi wartawan di harian yang bergengsi hari ini, Kang Pepih mengatakan bahwa semenjak remaja dirinya sudah memiliki opsesi dan cita-cita untuk menjadi wartawan. Dari sanalah spirit, komitmen, kedisiplinan, serta fokus langkahnya mantap menuju dunia jurnalistik yang hingga saat ini digelutinya. Lebih jauh menurutnya, dengan perkembangan media komunikasi, seperti <em>blog, facebook, twitter</em> dan lain-lainnya menjadikan menulis sudah menjadi hal yang <em>common</em> bagi semua orang. Menulis bukan lagi ekskusif milik para sastrawan, penyair, dan kaum <em>jurnalist</em>. Menulis sudah bisa dilakukan oleh semua orang awam. Menulis menjadi media untuk saling berbagi!</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Khusus mengenai <em>citizen jurnalism</em>, Kang Pepih memiliki pendapat tersendiri. Baginya, merujuk dari bahasa Romawi, kata <em>journal</em> berawal dari makna catatan harian para senat di masa itu. Adapun jurnalistik merupakan ilmu menuliskan catatan harian. Dengan demikian seorang jurnalis harus menulis catatan harian setiap hari. Nah, inilah profesi yang dikerjakan oleh seorang wartawan. Kalau warga biasa apakah benar-benar bisa menuliskan catatan hariannya dengan penuh konsistensi? Istilah <em>citizen reporter </em>menjadi lebih pas daripada <em>citizen journalism</em>!</span></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://pendekartidar.org/wp-content/uploads/2012/05/iB2.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-3591" title="iB2" src="http://pendekartidar.org/wp-content/uploads/2012/05/iB2.jpg" alt="" width="500" height="375" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Manusia purba mati meninggalkan goresan tulisannya di batu dan dinding goa. Di masa kini manusia dapat menggoreskan tulisannya di kertas, bahkan di dunia maya. Macan mati meninggalkan belang, gajah mati meninggalkan gading, maka jadilah manusia meninggal yang meninggalkan karya tulisnya! Bahkan manusia mati akan meninggalkan “status”! Demikian Kang Pepih mengakhiri uraiannya.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Pembicara ke dua, Imam FRK, seorang mahasiswa yang bercita-cita menjadi penulis buku sebelum bergelar sarjana. Opsesi itu telah terwujud dengan terbitnya buku pertamanya “Jadi Jurnalis itu Gampang!” Pada awalnya ia sangat tertarik dengan perkembangan media <em>blog</em>. Dari dunia perbloggeran kemudian muncullah istilah <em>citizen journalism</em>. Merasa tertarik untuk tahu lebih mendalam mengenai <em>citizen journalism</em>, ia mencoba mencari referensi buku mengenai hal tersebut. Namun harapannya itu menjadi sebuah keniscayaan tatkala ia tidak bisa menemukan buku tersebut. Dari sanalah ia justru terdorong untuk menuliskan perspektifnya mengenai <em>citizen journalism</em>. Harapannya bukunya kelak bisa menjadi sedikit bahan rujukan.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Taufiq Effendi mendapat giliran menyampaikan pengalamannya di urutan ke tiga. Ia adalah seorang dosen muda pengampu bahasa Inggris di UNJ. Perjalanan hidupnya membawanya menjadi seorang tuna netra semenjak usia SMA. Dengan segala kekurangharmonisan hubungan keluarga yang dialaminya di masa lalu, ia banyak belajar bagaimana mendekati anak didik dari hati ke hati.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Selepas menyelesaikan pendidikan SMA, keluarga sempat menyarankannya untuk belajar menjadi tukang pijat. Ia sempat kecewa dengan hal itu. Singkat kata, akhirnya ia bisa diterima di UNJ Jurusan Bahasa Inggris. Dari sanalah ia memulai untuk mewujudkan mimpinya untuk dapat keliling dunia. Berawal dari menulis <em>paper</em> ilmiah ke sebuah <em>international conference</em>, ia mulai merambah luar negeri. Bahkan ia pernah mendapatkan kesempatan menempuh pendidikan S-2 di London. Menulis kemudian menjadi bagian tidak terpisahkan dari kesehariannya.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Keterbatasan fisiknya memang sedikit menghambat minat baca tulisnya. Dapat dibayangkan, apabila ia ingin membaca sebuah buku, maka pertama kali ia men-<em>scan</em> buku tersebut. Setelah itu, hasil <em>scan</em>an dikonversi melalui sebuah <em>software audio</em> untuk dapat didengarkannya. Jika ia yang memiliki keterbatasan itu masih semangat tinggi untuk membaca, maka orang lain yang tidak memiliki kendala sepertinya harus lebih bisa mensyukuri karunia Tuhan dengan memanfaatkannya sebaik-baiknya. Membacalah untuk kemudian menuliskannya, demikian ia mengakhiri uraiannya yang disambut rasa haru para hadirin.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Acara <strong>Intip Buku</strong> menjadi semakin seru dengan kehadiran Bapak Prayitno Ramelan. Ia adalah seorang purnawiran perwira tinggi TNI AU. Jalan karirnya banyak melibatkannya di dunia inteligen. Segala seluk-beluk dan sudut perinteligenan dituangkannya melalui Kompasiana. Postingan-postingan tersebut telah diterbitkan dalam buku Inteligen Bertawaf. Banyak artikel dengan beragam tema telah dilahirkan melalui analisis-analisis dari sudut pandang seorang intel. Satu hal terpenting yang selalu dipegangnya adalah bahwa ia menulis untuk niat kebaikan. Apabila ada permasalahan di masyarakat, entah urusan politik, sosial, ataupun lainnya, ia berusaha mengkritisi dengan murni niat melakukan perbaikan. Bukan kritik asal kritik yang lahir dari sebuah ketidaksukaan, kebencian ataupun rasa permusuhan. Kritik dengan santun dan penuh solutif terhadap suatu persoalan akan lebih bermanfaat bagi masyarakat, demikian prinsip yang dipegangnya dengan teguh.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Masih menurut Pak Paryitno, negara kita saat ini tengah diwarnai berbagai konflik horisontal antar warga, antar kelompok masyarakat, maupun golongan. Hal yang paling mengkhawatirkannya adalah bila konflik itu berkembang menjadi konflik vertikal, antar rakyat dan aparatur negara. Tahapan ini bisa jadi memang sangat berat, tetapi harus dihadapi sebagai konsekuensi menjalani proses pendewasaan demokrasi. Oleh karena itu, ia merasa sangat berbahagia berada di tengah komunitas pendidik yang memiliki minat untuk menulis. Guru adalah harapan bagi terciptanya generasi penerus yang lebih cerdas, pandai, dan berakhlak. Dengan demikian, para guru juga harus terus belajar secara dinamis, diantaranya melalui menulis.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan pikiran dan pendapatnya, termasuk melalui tulisan. Namun demikian, mantan jenderal ini mengingatkan bahwa di dalam menulis harus tetap memegang norma dan aturan yang berlaku. Koridor baik dan buruk, mana yang boleh dan mana yang dilarang harus dipahami agar kasus semacam Prita tidak terulang kembali.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://pendekartidar.org/wp-content/uploads/2012/05/iB1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-3592" title="iB1" src="http://pendekartidar.org/wp-content/uploads/2012/05/iB1.jpg" alt="" width="500" height="375" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Pemaparan sesi ke dua diisi oleh narasumber Johan Wahyudi, Iskandar Zulkarnain, dan Om Jay dengan moderator Agus Hermawan.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Johan Wahyudi, seorang guru pendidik di Sragen yang saat ini tengah merampungkan S-3 nya, adalah seorang penulis buku teks pelajaran yang telah menerbitkan puluhan buku. Melalui pemaparan berjudul “Tips Menulis Buku Teks”, Johan menguraikan mengenai kelebihan dan kekurangan menulis buku teks yang selama ini ditekuninya.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Dari sisi kelebihan, menulis dapat mendukung profesinya sebagai guru pendidik karena dengan menulis ia mengembangkan profesinya. Keuntungan lainnya bahwa pangsa pasar buku teks sebagai bahan ajaran di sekolah-sekolah sangat besar. Kebutuhan yang besar akan tersedianya bahan ajaran yang sesuai saat ini, belum diimbangi dengan jumlah penulis yang mencukupi. Dengan demikian persaingan antar penulis buku teks masih akan terus berkembang dan terbuka lebar bagi para pendatang baru. Diantara kelemahan menekuni menjadi penulis buku teks, misalnya kurikulum yang sering diganti-ganti yang mengharuskan buku yang pernah kita tulis harus direvisi atau digantikan dengan buku baru dari penulis lain. Kendala yang lain adalah bagaimana konsisten menulis sesuai kaidah bahasa yang formal kerana bagaimanapun tulisan buku teks adalah tulisan formal.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Di tengah para rekan sejawatnya, Johan juga membocorkan tips-tips di dalam menulis buku teks pelajaran, diantaranya perlunya calon penulis memahami SKKD yang berlaku, bagaimana membuat pemetaan kebutuhan muatan buku, mencari bahan, mengolah bahan tersebut, menuliskannya dan melakukan penyuntingan naskah. Semua dikupasnya secara gamblang dan jelas.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Secara filosofis, Johan Wahyudi menyimpulkan bahwa seorang penulis, khususnya penulis buku teks ajar adalah seorang guru yang baik, ia juga seorang pendengar yang baik, pembaca yang baik, dan tentunya pembicara yang baik.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Di urutan selanjutnya, Iskandar Zulkarnaen, seorang jebolan Pesantren Gontor dan FE UIN Ciputat ini mengisahkan bagaimana ia mengelola Kompasiana.com. Kompasiana merupakan situs <em>citizen reporter</em> terbesar di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara. Kompasiana adalah situs yang menampung tulisan warga dari berbagai segmen latar belakang dan profesi, serta dengan beragam corak maupun tema tulisan. Prinsip utama Kompasiana adalah menjadi media yang menampilkan buah pikiran, aspirasi, pendapat maupun gagasan warga untuk memajukan kehidupan bersama. Di sinilah wadah untuk pengembangan ketrampilan menulis (<em>skill writing</em>) tanpa terbatasi oleh aturan redaksional yang terlalu ketat sebagaimana media cetak.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Dan selanjutnya, selaku “pembesar” acara <strong>Intip Buku</strong>, Om Jay memuncaki acara dengan ajakannya untuk “Menulis setiap Hari dan Merasakan Apa yang Akan Terjadi”. Menulis bagi Om Jay sudah menyatu dalam gerak urat syaraf dan nadi tubuhnya. Menulis sudah menjadi sejajar dengan makan, minum, dan tidur. Menulis adalah kebutuhan hariannya. Melalui ketekunan, fokus dan disiplinnya dalam menulis setiap hari, Om Jay sudah menerbitkan beberapa buah buku yang menghasilkan nilai <em>royalty</em> yang sangat lumayan dibandingkan gajinya sebagai penjaga laboratorium komputer di sekolahnya.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Om Jay juga mengungkapkan bahwa sumber insipirasi menulis adalah membaca. Maka bila ingin menjadi penulis yang produktif dan kreatif jangan pernah pelit untuk membeli buku. Ia mengisahkan bagaimana seorang ustadz kenalannya dengan gaji 150.000, ustadz tersebut membelanjakan 50.000 diantaranya untuk membeli buku secara rutin. Dari ketekunannya membaca buku, ustadz tersebut memiliki ketajaman kecerdasan yang luar biasa sehingga ceramahnya menjadi berbobot, pengetahuannya menjadi luas, pikirannya berkembang, sehingga ia memiliki kesempatan luas untuk menunaikan haji dan lain sebagainya.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Sedikit dengan rasa bangga, Om Jay menyampaikan bagaimana dengan menulis yang diniatkannya untuk berbagi kebaikan kepada sebanyak-banyaknya orang, ia kemudian diberikan kesempatan untuk keliling provinsi di tanah air. Dari 33 provinsi, hanya tinggal Maluku dan Papua yang belum dikinjungi Om Jay. Bahkan dengan selorohnya, Om Jay mengatakan bahwa royalti yang diterimanya dari beberapa buku yang pernah ditulisnya, ia bisa mendapatkan limpahan rejeki yang luar biasa. Maka menulislah setiap hari dan rasakan apa yang akan terjadi! Demikian sekilas acara <strong>Intip Buku</strong> yang disponsori oleh <strong>iB Syariah</strong>, dengan organiser dari MeetPro.</span></p>
<p align="right">Ngisor Blimbing, 28 April 2012</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pendekartidar.org/intip-buku-menebar-spirit-menulis.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Press Release LMSP 2012</title>
		<link>http://pendekartidar.org/press-release-lmsp-2012.php</link>
		<comments>http://pendekartidar.org/press-release-lmsp-2012.php#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Apr 2012 14:12:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ndoroseten</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[bala tidar]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[magelang toea]]></category>
		<category><![CDATA[membaca]]></category>
		<category><![CDATA[pustaka]]></category>
		<category><![CDATA[ruang publik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pendekartidar.org/?p=3556</guid>
		<description><![CDATA[April nampaknya akan senantiasa menjadi bulan yang gegap gempita bagi masyarakat Magelang, khususnya warga Kota... <a class="meta-more" href="http://pendekartidar.org/press-release-lmsp-2012.php">more <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">April nampaknya akan senantiasa menjadi bulan yang gegap gempita bagi masyarakat Magelang, khususnya warga Kota Magelang. Di bulan tersebut terdapat tanggal keramat yang ditetapkan sebagai Hari Jadi Kota Magelang, tepatnya setiap 11 April. Berbagai agenda digelar dalam rangka menyambut hari penting tersebut, ada kerja bakti di kampung-kampung, berbagai lomba, sarasehan, dan mungkin kirab budaya. Selain menjadi HUT Kota Magelang, tanggal 11 April juga menjadi hari kelahiran Komunitas Blogger Pendekar Tidar Magelang yang saat ini memasuki usia 3 tahun.</span></p>
<p><a href="http://4.bp.blogspot.com/-GFlLg3uDhpM/TzEXcvLlJwI/AAAAAAAAAaA/EHj8iPmTbR8/s400/lm2012banner.jpg"><img class="aligncenter" src="http://4.bp.blogspot.com/-GFlLg3uDhpM/TzEXcvLlJwI/AAAAAAAAAaA/EHj8iPmTbR8/s400/lm2012banner.jpg" alt="" width="400" height="209" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Komunitas Blogger Pendekar Tidar terlahir pada saat sekawanan blogger mengadakan jumpa darat alias <em>kopdar</em> di Alun-alun Magelang bertepatan dengan HUT Kota Magelang, pada 11 April 2009. Melalui obrolan demi obrolan yang sering digagas di <em>gethukan</em> (<em>glenak-glenik methuk malem mingguan</em>, kopdar rutin setiap dwi mingguan) terlahirlah berbagai agenda kegiatan yang digawangi para Bala Tidar. Diantara agenda yang pernah digagas bahkan menjadi agenda rutin adalah pelatihan blogging, pelatihan komputer, lomba menulis antar pelajar, dan seminar pendidikan.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Dalam rangka HUT Komunitas Blogger Pendekar Tidar ke-III tahun inipun, dengan semangat juang 45, para Bala Tidar kembali menggagas kegiatan Lomba Menulis antar Pelajar SMP-SMA se-Magelang Raya dan Seminar Pendidikan.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Untuk lomba menulis kali ini mengambil tema “Membaca Alam, Membaca Kalam”. Membaca memang sebuah kebiasaan dan budaya yang baik, semua orang paham dan mengerti akan hal tersebut. Semua orang tahu betapa pentingya membaca, betapa besarnya manfaat yang bisa dipetik dari kebiasaan membaca. Akan tetapi seberapa banyak orang yang benar-benar melaksanakannya? Membaca seakan senantiasa hanya menyisakan sebuah retorika indah di tengah budaya tutur yang lebih mendominasi kehidupan masyarakat kita. Melalui tema lomba menulis yang diusung diharapkan akan tergambar persepsi remaja tentang urgensi budaya membaca di tengah jaman globalisasi informasi saat ini.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Khusus Lomba Menulis antar Pelajar se-Magelang Raya diperuntukkan bagi siswa pelajar tingkat SMP dan SMA. Tulisan berupa artikel bebas dengan mengusung tema “Membaca Alam, Membaca Kalam”, dengan ketentuan tulisan diketik pada kertas ukuran A-4 dengan huruf Times New Roman berukuran 12 dengan lebar spasi 1,5, serta batas margin tepi kiri, kanan, atas dan bawah 3 cm. Tulisan harus menggunakan bahasa Indonesia dengan kaidah baku. Tulisan dapat dikirimkan kepada panitia lomba melalui e-mail <a href="mailto:lomba@pendekartidar.org"><span style="color: #0000ff;">lomba@pendekartidar.org</span></a> atau dapat diserahkan melalui Kantor Perpustakaan Kota Magelang dengan menyertakan keterangan data diri yang lengkap.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Pengumpulan tulisan ditunggu di meja panitia dari tanggal 19 Maret – 14 April 2012. Setiap tulisan yang dilombakan menjadi milik panitia dengan hak cipta tetap melekat pada penulis. Pemenang akan diumumkan pada tanggal 02 Mei 2012 di <a href="http://www.pendekartidar.org/"><span style="color: #0000ff;">www.pendekartidar.org</span></a>. Hadiah lomba akan diserahkan pada saat acara seminar ‘<strong>Pusaka di Balik Pustaka</strong>’ tanggal 06 Mei 2012 di Gedung Wanita Kota Magelang.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Untuk lebih mengarahkan tulisan sesuai dengan tema lomba yang diangkat, tulisan harus mengandung muatan pentingnya membaca, manfaat membaca, sarana dan prasarana membaca, kendala dalam memupuk budaya dan minat baca, usulan atau konsep bagaimana mengembangkan budaya dan minat baca, dan tantangan budaya serta minat baca di tengah gelombang globalisasi informasi dan teknologi. Adapun poin penting yang dinilai adalah orisinalitas tulisan, kesesuaian dengan tema lomba, penggunaan tata bahasa baku, validitas data dan informasi, serta keruntutan alur penulisan.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Dewan juri yang akan menilai tulisan yang dilombakan berasal dari akademisi, jurnalis, blogger, dan Interner Sehat-ICTWacth. Untuk lebih menyemangati peserta yang mengikuti lomba, 25 tulisan terbaik akan dipajang di <a href="http://www.pendekartidar.org/"><span style="color: #0000ff;">www.pendekartidar.org</span></a> dan diterbitkan dalam bentuk buku melalui <a href="http://www.nulisbuku.com/"><span style="color: #0000ff;">www.nulisbuku.com</span></a>. Di samping itu, untuk setiap pemenang lomba tentu saja akan mendapatkan tropi, piagam penghargaan dan uang pembinaan.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Memuncaki HUT Komunitas Blogger Pendekar Tidar ke-III, sekaligus dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, maka pada tanggal 6 Mei 2012 akan diselenggarakan Seminar Pendidikan “Pusaka di Balik Pustaka” dengan mengusung tema “Revitalisasi Budaya Membaca di Era Informasi, bertempat di Gedung Wanita, Jalan Veteran Kota Magelang. Seminar ini ditujukan untuk para guru dan tenaga pendidik, pelajar, mahasiswa, wali siswa, dan masyarakat umum.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Perhelatan seminar tahunan ini akan menampilkan narasumber Ibu Sugiarti (Perpustakaan Kota Magelang), Sholahuddin Al Ahmed (Jurnalis Suara Merdeka), Blontankpoer (Blogger Bengawan Solo), dan Lusia Dayu (Nulis Buku Club Magelang). Pendaftaran peserta seminar sudah dimulai tanggal 19 Maret 2012 dan terbatas untuk 100 peserta. Untuk pendaftaran seminar lebih lanjut dapat menghubungi Kantor Perpustakaan Kota Magelang di Jalan Pahlawan No.74A, Kedai Digital di Jalan Gatot Subroto No.8, atau Radio Polaris FM di Jalan Ahmad Yani No.116 Magelang.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Untuk informasi lebih lanjut mengenai kegiatan Lomba Menulis antar Pelajar se-Magelang Raya dan Seminar Pendidikan, dapat dilihat di halaman website <a href="http://www.magelangmenulis.blogspot.com/"><span style="color: #0000ff;">www.magelangmenulis.com</span></a> atau <a href="http://www.pendekartidar.org/"><span style="color: #0000ff;">www.pendekartidar.org</span></a>.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Agenda Lomba Menulis dan Seminar Pendidikan ini terselenggara berkat dukungan penuh dari TELKOM Magelang, bekerja sama dengan pihak-pihak Dinas Pendidikan Kab Magelang, Perpustakaan Kota Magelang, Pandi, Kedai Digital Magelang, Kedai Ayee!, Gakegama, Internet Sehat-ICTWacth, serta Radio Polaris FM Magelang.</span></p>
<p><span style="color: #0000ff;"><strong>Kontak Person:</strong></span></p>
<ul>
<li><span style="color: #0000ff;">Arif      : 0899 4545 455</span></li>
<li><span style="color: #0000ff;">Yudo    : 0896 7156 0444</span></li>
<li><span style="color: #0000ff;">Aji        :      0857 4333 4895</span></li>
<li><span style="color: #0000ff;">Eko      :     0856 4321 3598</span></li>
</ul>
<p align="right"><span style="color: #0000ff;">Ngisor Blimbing, 24 Maret 2012</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pendekartidar.org/press-release-lmsp-2012.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Proyek Buku MEMBACA MAGELANG</title>
		<link>http://pendekartidar.org/proyek-buku-membaca-magelang.php</link>
		<comments>http://pendekartidar.org/proyek-buku-membaca-magelang.php#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Feb 2012 01:21:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Magelangan]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[magelang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pendekartidar.org/?p=3476</guid>
		<description><![CDATA[NBC (Nulis Buku Club) Magelang adalah komunitas yang berkonsentrasi pada dunia penulisan di Magelang. Mengikuti... <a class="meta-more" href="http://pendekartidar.org/proyek-buku-membaca-magelang.php">more <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><a href="http://pendekartidar.org/wp-content/uploads/2012/02/nbc.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-3477" title="nbc" src="http://pendekartidar.org/wp-content/uploads/2012/02/nbc.jpg" alt="" width="200" height="581" /></a>NBC (Nulis Buku Club) Magelang </strong>adalah komunitas yang berkonsentrasi pada dunia penulisan di Magelang. Mengikuti berdirinya NBC yang sudah ada di beberapa kota besar seperti Surabaya, Jakarta, Palembang, Jogjakarta, dan sekarang berada di Magelang. Anggotanya terdiri dari penulis-penulis Magelang.</p>
<p style="text-align: justify;">Orientasi besarnya adalah menggairahkan dunia penulisan apa saja dan mendorong <em>self publishing</em> dimana setiap penulis berkesempatan untuk memproduksi buku sendiri mulai dari konsep desain sampai kontennya tentu saja.</p>
<p style="text-align: justify;">Nah, untuk mengukuhkan berdirinya<strong> NBC MAGELANG</strong>, maka kita punya proyek yang kita beri nama <strong>MEMBACA MAGELANG</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Ya. Magelang selama ini belum memiliki sebuah buku tentang dirinya yang ditulis oleh masyarakatnya sendiri. Berbagai direktori tentang Magelang memang telah ada tapi hanya berisi general information tentang tempat-tempat paling umum yang dikunjungi orang-orang ketika berada di Magelang. Tapi, sebenarnya bagaimana kota ini di mata masyarakatnya?</p>
<p style="text-align: justify;">Masing-masing dari kita pasti memiliki kenangan tentang kota Magelang. Bisa sedih, menyenangkan, mengharukan, dan banyak lagi. Mungkin kita ingat betul sudut-sudut kota di masa kecil kita. Atau kisah asmara dengan sang kekasih, masa-masa sekolah, ramahnya para tetangga, sejuknya udara sepanjang hari, senangnya jalan-jalan di kota, nikmatnya jajanan tradisional Magelang, atau apa saja. Sangat personal tentunya.</p>
<p style="text-align: justify;">Nah, cerita-cerita itulah yang akan kita rangkum dalam sebuah buku yang pastinya akan memunculkan rasa kangen untuk kembali atau sekedar mampir lagi ke Magelang.Bukankah sangat menarik jika cerita atau pengalaman kita dibaca oleh orang-orang?</p>
<p style="text-align: justify;">.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>BENTUK KARYA</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Menulislah dalam bentuk cerita pendek, kisah masa kecil, puisi, komik, foto, ilustrasi, apa saja. Dalam setiap karya harus diceritakan atau menggambarkan sudut-sudut kota Magelang. Boleh kampung, gedung bersejarah, sekolah, taman kota, museum, lapangan, apa saja yang penting adalah sudut-sudut yang tak pernah terbayangkan sebelumnya. Cerita disarankan adalah kisah nyata.</p>
<p style="text-align: justify;">.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>TEKNIS PENULISAN</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Untuk tulisan bisa diketik di kertas A4 maksimal 2 halaman dengan font TNR spasi 1,15. Sertakan biografi singkat dalam bentuk narasi. Atau yang dalam bentuk tulisan tanga, komik, ilustrasi, bisa di-scan terlebih dulu kemudian dikirim via email ke nbcmagelang@gmail.com paling lambat 15 Maret 2012. Atau yang dalam bentuk hardcopy bisa langsung diserahkan ke kolektor proyek buku ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan berperan serta menulis di buku ini, nama kita akan menjadi salah satu relawan yang akan diingat terus selama buku ini terbit dan dibaca dari generasi ke generasi. Buku ini akan menjadi buku paling fair tentang Magelang karena ditulis oleh orang-orang di dalamnya.</p>
<p style="text-align: justify;">.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan <strong>MEMBACA MAGELANG</strong> kita bisa membaca seperti apa kota kita sekarang.</p>
<p style="text-align: justify;"> .</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Follow</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><em>official :</em> @nbcmagelang | kolektor: @lusiadayu @ginteguh @indesignerd<br />
<em>blog :</em> <a href="http://www.nbcmagelang.blogdetik.com">nbcmagelang.blogdetik.com</a></p>
<p style="text-align: justify;">.</p>
<h6 style="text-align: justify;"><strong>sumber : Group <a href="http://www.facebook.com/groups/260901537311294/" target="_blank">Book on Love</a> @ fb</strong></h6>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pendekartidar.org/proyek-buku-membaca-magelang.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Book in Love Competition</title>
		<link>http://pendekartidar.org/book-in-love-competition.php</link>
		<comments>http://pendekartidar.org/book-in-love-competition.php#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Feb 2012 22:21:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Magelangan]]></category>
		<category><![CDATA[borobudurlinks]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pendekartidar.org/?p=3419</guid>
		<description><![CDATA[DEAR, LOVE Competition Tidak lengkap rasanya kalau ‘BOOK IN LOVE MAGELANG 2012&#8242; tidak membuat kompetisi... <a class="meta-more" href="http://pendekartidar.org/book-in-love-competition.php">more <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" title="Book in Love" src="http://i301.photobucket.com/albums/nn66/bluekaizen/book_in_love.jpg" alt="" width="453" height="186" /></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff0000;"><strong>DEAR, LOVE Competition</strong></span></p>
<p>Tidak lengkap rasanya kalau ‘BOOK IN LOVE MAGELANG 2012&#8242; tidak membuat kompetisi yang berkaitan dengan buku dan cinta. Untuk itu, DEAR, LOVE Competition diadakan.</p>
<p>Ini dia syaratnya :</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Berusia 13+ dan menjadi anggota grup facebook : <a title="Grup MIL" href="http://www.facebook.com/groups/260901537311294/" target="_blank">BOOK in LOVE</a>.</li>
<li>Berdomisili, bersekolah atau bekerja di se-eks Karesidenan Kedu.</li>
<li>Hanya peserta yang memenuhi ketentuan di atas yang dianggap memenuhi syarat.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Syarat naskah:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Adalah curahan hati dalam bentuk cerita pendek tentang Cinta. Belum pernah dipublikasikan secara komersil dalam bentuk apapun. Diketik di kertas A4 font Arial 12 spasi 1,5 dengan batas 3-3-3-3 maksimal 8 halaman.</li>
<li>Peserta hanya boleh mengirimkan 1 (satu) naskah terbaiknya.</li>
<li>Sertakan biodata singkat dalam bentuk narasi satu paragraf di akhir naskah.</li>
<li>Kirim naskah, biodata, dan alamat lengkap melalui email: ginteguh@gmail.com dalam attachment (bukan di body e-mail) dengan Subject Pesan: DEAR, LOVE Competition.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Lain-lain :</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Akan dipilih 20 (dua puluh) cerita yang diantologikan ke dalam buku berjudul DEAR, LOVE</li>
<li>Naskah ditunggu paling lambat 7 Februari 2012 dan diumumkan pada 12 Februari 2012.</li>
<li>Tidak dipungut biaya apapun untuk mengikuti kompetisi ini.</li>
<li>Tiga karya terbaik akan menerima hadiah masing-masing 1 buku cetak DEAR, LOVE dan bingkisan dari penyelenggara dan menjadi pembicara tamu di peluncuran buku DEAR, LOVE pada 18 Februari 2012. Untuk royalti buku kepada 20 penulis terpilih, akan dibicarakan setelah pengumuman pemenang.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">
<strong><span style="color: #ff0000;">KOMPETISI MENGGAMBAR</span></strong></p>
<p>Acara ‘BOOK IN LOVE MAGELANG 2012&#8242; akan dibuka dengan kompetisi menggambar untuk adik-adik yang masih duduk di Sekolah Dasar pada 13 Februari 2012 pukul 13.00 WIB bertempat di Syang Art Space &#8211; Jl. MT Haryono 2 Magelang (samping BRI Gladiool). Tema yang diangkat adalah ‘BUKU DAN CINTA’. Jadi, silakan menggambar apapun asal berkaitan dengan tema tersebut. Bisa tentang mencintai Tuhan, lingkungan, orangtua, atau teman.</p>
<p>Syarat dan ketentuan:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Peserta adalah pelajar kelas 4, 5, dan 6 Sekolah Dasar se-Magelang Raya (kota/kabupaten).</li>
<li>Mengisi formulir pendaftaran yang bisa didapatkan di Sekretariat kami di Syang Art Space Jl.MT Haryono 2 Magelang (samping BRI Gladiool) dan membayar uang pendaftaran sebesar Rp.25.000 (termasuk sertifikat, kertas A3 untuk menggambar, dan snack).</li>
<li>Membawa peralatan dan perlengkapan menggambar sendiri (pensil warna, crayon, kuas, cat air, dll).</li>
<li>Pendaftaran dibuka mulai 1 Februari 2012 dan peserta terbatas.</li>
<li>Seluruh peserta menggambar di tempat dan hasil menggambar peserta akan menghiasi dinding selama acara ‘BOOK IN LOVE MAGELANG 2012&#8242; berlangsung.</li>
<li>Hanya ada 4 penerima trophy (Best Picture, Best Concept, Best Colour, dan Favorite Picture) dan uang tunai yang akan diumumkan pada penutupan acara tanggal 19 Februari 2012.</li>
<li>Keputusan juri dan penyelenggara bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">
<span style="color: #ff0000;"><strong>Kompetisi MUSIKALISASI PUISI CINTA</strong></span></p>
<p>Musikalisasi Puisi Cinta menjadi kompetisi terakhir dalam menyemarakkan ‘BOOK IN LOVE MAGELANG 2012&#8242;. Kali ini untuk teman-teman SMP dan SMA/SMK yang mempunyai bakat dalam pembacaan puisi, lagu, dan musik. Acara akan digelar pada 16 Februari 2012 pukul 13.00 WIB dan masih bertempat di Syang Art Space &#8211; Jl. MT Haryono 2 Magelang (samping BRI Gladiool). Tema yang diangkat adalah ‘PUISI DAN CINTA’</p>
<p>Syarat dan ketentuan:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Dibagi dalam dua kelompok:</li>
</ol>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Kelompok A : Peserta adalah pelajar SMP se-eks Kota/Kab Magelang</li>
<li>Kelompok B : Peserta adalah pelajar Sekolah Menengah Atas atau Sekolah Kejuruan se-eks Karesidenan Kedu<br />
ditunjukkan dengan fotokopi kartu pelajar.</li>
</ul>
<ol>
<li style="text-align: justify;">Mendaftar sebagai grup yang terdiri dari 3 (tiga) &#8211; 5 (lima) orang dan mengisi formulir pendaftaran yang bisa didapatkan di Syang Art Space, Jl. MT Haryono 2 Magelang (samping BRI Gladiool) serta membayar uang pendaftaran sebesar Rp.10.000/orang (termasuk sertifikat (grup) dan snack).</li>
<li style="text-align: justify;">Segala keperluan yang menunjang seperti kostum/ make-up dan alat musik, ditanggung oleh peserta.</li>
<li style="text-align: justify;">Setiap grup menampilkan sebuah puisi yang berkaitan dengan tema dan wajib diambil dari pusi-puisi yang telah dibukukan (dibuktikan dengan membawa print-out naskah puisi dan buku asli yang dibawa pada saat kompetisi berlangsung) dalam waktu 5 menit.</li>
<li style="text-align: justify;">Pendaftaran dibuka mulai 1 Februari 2012 dan peserta terbatas.</li>
<li style="text-align: justify;">Akan dipilih 4 penerima trophy dan uang tunai (Best Performance, Best Expression) yang akan diumumkan pada saat penutupan acara tanggal 19 Februari 2012.</li>
<li style="text-align: justify;">Keputusan juri dan penyelenggara bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.</li>
</ol>
<p>sumber : Grup <a title="Grup BIL" href="http://www.facebook.com/groups/260901537311294/" target="_blank">Book in Love</a> @ fb</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pendekartidar.org/book-in-love-competition.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pemanasan Jelang Lomba Menulis 2012</title>
		<link>http://pendekartidar.org/pemanasan-jelang-lomba-menulis-201.php</link>
		<comments>http://pendekartidar.org/pemanasan-jelang-lomba-menulis-201.php#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Jan 2012 09:28:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ndoroseten</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[membaca]]></category>
		<category><![CDATA[pustaka]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pendekartidar.org/?p=3282</guid>
		<description><![CDATA[]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter" src="http://kangnanang.dagdigdug.com/files/2012/01/PusakaPustaka2.jpg" alt="" width="602" height="867" /></p>
<p><img class="aligncenter" src="http://kangnanang.dagdigdug.com/files/2012/01/PusakaPustaka11.jpg" alt="" width="610" height="880" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pendekartidar.org/pemanasan-jelang-lomba-menulis-201.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

