8:32 am - Saturday May 25, 2013

Radar Magelang yang Menghilang

Pagi itu sekitar awal bulan Mei 2012. Selepas melakukan ritual mubeng kampung alias jelajah jalan pagi di kiwo lan tengen-nya nDalem Peniten, tibalah kami di prapatan Tuguran. Atas rujukan si Ponang, saya mampir di kios koran yang setia menjajakan koran pagi, lengkap dengan sajian menu berita hangatnya. Sebagai orang yang awam dengan kabar warta Magelang dan sekitarnya, maka saya sekedar mencari Radar Magelang.

Namun apa yang terjadi kemudian? Pada saat saya menyampaikan ingin membeli korang Radar Magelang, si Bapak Loper koran malah menjawab, “Radar sudah nggak terbit lagi Mas! Ekspress saja ya, isinya kan hampir sama!” Akhirnya saya menerima koran lain yang sebenarnya tidak niat untuk membelinya. Hanya saja hati ini spontan menjadi ngganjel dengan penuh tanda tanya. Benarkah RAMA tidak terbit lagi? Ataukah hanya untuk satu dua hari memang sengaja jeda? Apa yang telah terjadi? Muncul belasan pertanyaan yang tidak mendapatkan jawaban.

Rasa penasaran itu tidak serta merta dapat segera pupus dari ingatan. Tatkala berkumpul dengan Bala Tidar pada saat pelaksanaan Seminar Pendidikan “Pusaka di Balik Pustaka”, saya lontarkan pertanyaan perihal tidak terbitnya Radar Magelang. Ketika saya tanya sedulur tersebut, “Apakah Radar Magelang berhenti terbit?” Sedulur Bala Tidar tersebut dengan sangat yakin menjawab, “Nggak Mas, masih tetap terbit kok!” Saya malah kemudian menjadi bingung bin ragu! Tapi yang jelas saya tidak yakin dan begitu percaya saja kepada sedulur Bala Tidar tersebut. Dalam hal ini pertimbangan saya lebih mempercayai si Bapak Loper Koran. Bagaimanapun ia yang lebih paham kondisi lapangan, tidak mungkin ia memberikan keterangan hanya sekedar iseng, nggarapi, bahkan membohongi saya. Sementara saya berkesimpulan Radar Magelang memang berhenti terbit.

Kesimpulan sementara tersebut tidak hanya semata-mata saya pegang berdasarkan keraguan saya terhadap keterangan sedulur Bala Tidar yang saya tanya, namun saya menjadi ingat dengan salah satu postingan di group facebook-nya Radar Magelang (sekitar akhir Maret 2012) yang memampang foto dengan keterangan “kebersamaan terakhir”. Pertama kali melihat postingan foto tersebut, saya hanya mengira ada salah satu karyawan atau wartawan yang mengundurkan diri atau dipindahtugaskan, sehingga foto tersebut merupakan gambar perpisahan. Akan tetapi ketika menerima kabar tentang Radar Magelang tidak terbit, saya jadi kepikiran lain meskipun hanya sebatas pertanyaan-pertanyaan. Kenapa ya?

Dalam kesempatan yang tidak berselang lama, saya berkesempatan lewat di depan kantor redaksi Radar Magelang di bilangan Ruko New Armada. Lirak-lirik kanan-kiri, atas-bawah,…….welha, ha kok tidak ada lagi papan nama dengan logo stupa hijau itu. Bahkan ruang kantor juga kelihatan tutup, bahkan sungup. Tidak ada lagi tanda-tanda nafas aktivitas seperti sebelumnya yang pernah saya saksikan. Akhirnya dari situ saya mengambil kesimpulan sementara bahwa memang Radar Magelang tidak terbit.

Hanya saja saya tetap belum yakin seratus persen. Kalaupun berhenti terbit, saya masih tetap berpikiran positif “mungkin” hanya untuk sementara waktu. Atau jangan-jangan malah Radar Magelang pindah lokasi ke kantor lain yang lebih representative dan strategis. Namun masak iya sich nggak ada sekedar pengumuman ditempel pindah kemana, ataupun misalkan berhenti terbit ya ada woro-woro yang dipampang di group facebook. Akhirnya, saya masih tetap belum yakin!

Anehnya setelah awal Mei hingga kini, sayapun tidak mendapatkan kesempatan untuk berkomunikasi dengan para punggawa Radar Magelang, apakah Mas Hakim ataupun Mas Ian yang lebih sering berada di Jakarta. Akhirnya pertanyaan-pertanyaan itu belum mendapatkan jawaban yang tuntas.

Ngisor Blimbing, 7 Juli 2012

Kategori ~ Berita

17 Tanggapan di Artikel “Radar Magelang yang Menghilang”

  1. July 9, 2012 at 11:01 am #

    Jadi Radar Magelang benar2 tutup mas?

    • July 9, 2012 at 2:13 pm #

      iya kang, menurut keterangan Mas Hakim, saiki rubrike nyelip di Radar Jogja

  2. July 12, 2012 at 2:53 pm #

    wah wah, eman-eman.

    • July 21, 2012 at 9:37 am #

      inilah sejarah yang harus terjadi…

  3. July 13, 2012 at 9:25 am #

    gantinya sekarang Magelang Ekspress korannya Dahlan Iskan

    • July 21, 2012 at 9:35 am #

      Magelang Ekspress hadir di Magelang terlebih dulu dibandingkan Radar Magelang, per 8 Juli 2012 ME telah berulang tahun ke-2. Radar Magelang hadir menyusul, namun justru mereka yang tutup duluan. Kenapanya, saya sendiri tidak tahu. Namun yang jelas ME ataupun Rama, sama-sama di bawah naungan Jawa Post Group kang!

      • July 25, 2012 at 12:08 pm #

        Mungkin Posting Kang Syahruddin ini bisa sedikit mencerahkan:

        Kendati berbeda induk, RM sesungguhnya adalah “saudara” Magelang Ekspres, karena sama-sama lahir dari kelompok Jawa Pos. Kala itu, RM ada di bawah Radar Semarang, sedangkan Magelang Ekspres satu jaringan dengan Radar Cirebon dan Radar Tegal.
        Kini, Radar Magelang sudah tak jadi koran mandiri. Maksud saya, ia terbit satu paket dengan koran induknya sekarang. Praktis, di Magelang dan daerah-daerah lain di sekitarnya, Magelang Ekspres masih jadi “pemain tunggal” di koran harian.

        sumber: http://magelangimages.wordpress.com/2012/07/09/koran-sejuta-bunga/

        • August 1, 2012 at 8:12 am #

          nuwun atas tambahan informasinya…

  4. July 20, 2012 at 8:32 am #

    disini ada radar sukabumi sepaket dgn radar cianjur, tp juga ada cianjur express..

    • July 21, 2012 at 9:29 am #

      kenapa mereka malah terpecah-pecah, padahal induknya sama-sama Jawa Post Group ya?

  5. July 24, 2012 at 7:50 pm #

    Semoga tetap untuk sahabat kami, RADAR dimanapun berada…

    • July 24, 2012 at 7:51 pm #

      tetap sukses, maksudnya,,, :)

    • August 1, 2012 at 8:13 am #

      dimanapun kru mereka berada, pasti tetap melakukan hal bermanfaat bagi masyarakat

  6. August 18, 2012 at 4:14 am #

    tanya: kenapa?

    • August 28, 2012 at 9:24 pm #

      pertanyaan yang sama masih belum saya temukan jawabnya Bunda!

  7. maey
    September 13, 2012 at 9:48 am #

    sempat mau buat fans club juga kan ya?

    • September 17, 2012 at 8:31 am #

      ternyata semua cepat menjadi sebuah kenangan………

Tinggalkan Balasan

(required)