PARADE MILADEBLOGGER 2010

Saya memang sudah pasti bukan warga Depok. Namun satu hal yang pasti, saya salah satu cantrik atau wirabloggerpadepokan Gunung Tidar. Hmmm…..Depok yang saya maksudkan sudah pasti bukan nama wilayah kecamatan di Sleman yang menyangga kotapraja Ngayojakarto Hadiningrat. Depok yang ini juga bukan nama pantai di sisi Parangtritis. Jadi, apakah sampeyan sudah ingat dengan Depok yang satu ini?

Depok adalah sebuah kota pemerintahan yang turut menyangga ibukota Jakarta tercinta. Melalui semangat gegap gempita reformasi yang disertai dengan otomisasi dan desentralisasi kekuasaan dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah, maka wilayah kota di selatan ibukota ini kemudian dimekarkan menjadi sebuah Pemerintahan Kota Depok. Dan pada tanggal 27 April 2010 kemarin, kota ini tengah memperingati HUT ke-11.

Gegap roda dunia yang telah mengantarkan manusia memasuki era informasi menjadikan setiap pihak harus meresponnya dengan cepat dan cerdas, sebagai sebuah peluang sumber daya dalam memacu derap pembangunan. Sebagai penyangga pusat kebijakan politik nasional, Depok memiliki posisi yang sangat strategis sebagai kota jasa, pendidikan dan industri. Dengan segala potensi sumber daya yang dimiliki, Depok akan lebih melesat kemajuannya bila disertai dengan promosi dan sosialisasi program pembangunan baik secara internal warganya, maupun kepada segenap pemangku kepentingan yang terlibat seperti dunia usaha dan swasta.

Internet dengan segala aplikasinya bisa jadi merupakan peluang yang sangat taktis bagi suatu proses penyebarluasan informasi. Dan diantara aplikasi program promosi daerah adalah melalui buah pena para independen atau cityzenjournalist dalam media blog. Menyadari peluang strategis ini, sejumlah kawula muda Kota Depok merapatkan barisan dalam Komunitas Blogger Depok yang lebih akrab disapa deBlogger.


deBlogger dideklarasikan 31 Mei 2009 dan saat ini dikomandani oleh Dody Maulana. Dengan keanggotaan yang didominasi oleh kalangan muda dan mahasiswa menjadikan komunitas ini seakan senantiasa bergerak dengan jiwa dan nafas muda. Menapaki usia satu tahun ini, deBlogger menggelar MiladeBlogger sebagai satu tonggak peringatan perjalanan mereka yang penuh dengan lika-liku haru-biru kisah sebuah komunitas. Dengan lantang mereka menorehkan visi misi untuk menjadi sebuah media pendidikan dan jurnalisme bagi segenap warga Kota Depok.

Serangkaian agenda acara sengaja digelar untuk meneguhkan semangat dan impian mereka untuk turut serta berperan dalam membangun daerahnya tercinta. Napak tilas dan penggalian informasi mengenai konsep pembangunan Depok masa kini dan masa depan, sengaja digali dengan melakukan wawancara kepada beberapa tokoh pemerintahan, sosial keagamaan, akademisi, kawula muda, bahkan mahasiswa.

Tali silaturahmi yang telah terjalin diantara sesama kaum blogger maupun dengan warga kota yang lain, kembali diperkuat dengan melaksanakan acara keakraban yang dilakukan di tepian Danau UI yang tenang, teduh dan sejuk, sebagaimana harapan keharmonisan persaudaraan yang mereka dambakan.

Daerah yang penuh potensi tidaklah cukup hanya untuk dikenal bagi warga Kota Depok semata. Adalah sebuah keniscayaan untuk turut meperkenalkan segenap sumber daya dan potensi yang dimiliki melalui suatu proses sosialisasi dan promosi. Dunia wisata, pendidikan, jasa, industri, kuliner, kerajinan khas Depok perlu diperkenalkan lebih luas ke penjuru Nusantara. Maka dengan cerdas, deBlogger merancang acara Tour Depok dengan mengundang berbagai perwakilan komunitas blogger di Indonesia. Acara yang dihelat pada Ahad, 29 Mei 2010 ini dengan sukses menghadirkan beberapa komunitas blogger, diantaranya Blogor Bogor, Wongkito Palembang, Anging Mamiri Makasar, Pendekar Tidar Magelang, Beblogger Bekasi, dan masih banyak yang tidak bisa disebutkan.


Tujuan pertama dan utama Tour Depok adalah mengunjungi sebuah bangunan kotak super besar bergaya Timur Tengah. Tentu saja bukan benteng, apalagi ka’bah, bangunan yang saya maksudkan! Dengan bermahkotakan kubah raksasa berlapiskan emas setebal 2 cm, bangunan itu berdiri kokoh dan sangat megah. Inilah Masjid Dian al Mahri, atau yang lebih banyak dikenal orang sebagai Masjid Kubah Emas. Terletak di pinggiran Jln. Sawangan Raya, masjid ini menempati areal yang kurang lebih melebihi 10 hektar. Konon katanya masjid ini dibangun dengan dana pribadi untuk diwakafkan bagi kepentingan umat Islam di Depok dan sekitarnya.

Kedatangan rombongan Tour Depok bertepatan dengan detik-detik menjelang waktu Dzuhur. Decak kekaguman nampak dari raut muka setiap peziarah yang datang. Rombongan kami berkesempatan mengikuti sholat jamaah yang dipimpin oleh KH. Hasanuddin Sinaga, sang imam Masjid Dian al Mahri. Akhirnya rombongan saling berfoto-ria untuk mengabadikan momentum aura masjid termegah di Nusantara tersebut.

Kunjungan dilanjutkan ke kawasan Kampung Pepohonan 99. Tempat ini merupakan arena sekolah alam dan outbond. Dikisahkan sekitar sepuluh tahun yang lalu, daerah tersebut merupakan kawasan gersang dan tandus. Pada saat terik siang hari, suhu di permukaan tanah mencapai 40oC. Didorong oleh rasa keprihatinan dan cinta alam, sekelompok anak muda kemudian tandang gawe untuk mulai menanam pohon. Terdapat berbagai jenis pohon yang saat ini telah tertanam, ada mahoni, jati belanda, kelapa, durian, rambutan, dan lainnya. Saat ini di tengah siang hari, suhu permukaan tanah sudah sangat teduh dan rindang, tidak lebih ari 30oC. Ini tentu saja prestasi yang sangat luar biasa.

Keunikan Tour Depok adalah keikutsertaan anak-anak dan para bocah dari Kelompok Belajar Mandiri. Mereka adalah segerombolan anak-anak terminal yang selalu belajar bersama di sebuah pondok di tengah terminal Depok. Kepedulian deBlogger untuk turut mendampingi anak-anak ini patut diacungi jempol! Blogger memang komunitas yang membumi di keseharian hidupnya. Blogger tidak hanya mengawang-awang di dunia online saja! Media online hanyalah sarana dan media untuk saling berkomunikasi dan berkoordinasi. Selebihnya mereka menindaklanjuti gagasan di online menjadi aksi nyata yang bermanfaat bagi sesama. Dan banyak komunitas blogger yang telah mengamalkannya!

Anak terminal yang tiap hari hanya bergaul dengan sopir, kenek, bahkan preman terminal seakan telah terampas dunia kebocahannya. Dunia bocah adalah dunia bermain, bernyanyi, dan bergembira. Bocah selayaknya melakukan proses pembelajaran dengan metode permainan. Dan, kampung Pohon 99 menyediakan berbagai sarana untuk belajar dan bermain dengan alam dan di tengah alam bebas. Di sana para bocah bisa membajak sawah hingga bercocok tanam padi. Di sana pula anak-anak bisa belajar tentang pembibitan dan pembesaran ikan. Para bocahpun dapat memandikan, mencukur bulu, bahkan memberi susu kepada anak kambing.


Anak-anak juga bisa bermain bola sambil mandi lumpur. Di sini disediakan pula sepeda “gumbira” dan flying fox. Jelas kawasan ini merupakan surga bermain bagi para bocah. Gunawan, Pajar, Yusup, terlihat menjalani permainan dengan sangat riang gembira. Hingga menjelang senja, para bocah seakan tidak lelah dan terus tenggelam dalam keasyikan sebuah permainan. Akhirnya tenggelamnya sang surya mengiringi rombongan untuk kembali ke Balai Kota dan melanjutkan agenda.

Selepas sejenak beristirahat dan menunaikan sholat Maghrib, acara menapaki puncak perhelatan MiladeBlogger. Acara puncak berformat sarasehan dibuka oleh Wakil Walikota Depok setelah sebelumnya sempat didahului dengan sambutan dari panitia dan Dinas Kominfo. Diskusi inti menampilkan Paman Tyo yang menuturkan tentang keindahan ngeblog dan manfaat berkomunitas bagi para blogger. Paman Tyo memang makin tambah kinclong pada malam itu. Ini semakin membenarkan bahwa Beliau memang sangat layak mendapatkan gelar Indonesian Blogger dalam BOBs awards yang baru digelar beberapa waktu lalu di Jerman.

Melengkapi diskusi malam itu, panitia Pesta Blogger 2010+ memberikan penjelasan mengenai konsep dan tema PB2010. Adapun tema yang diangkat adalah “Merayakan Keberagaman”(diversity celebration). Nusantara adalah kesatuan kepulauan yang ber-Bhinneka Tunggal Ika. Ada berbagai suku, agama, ras, dengan segala budaya, kesenian dan adat istiadatnya masing-masing. Negeri ini akan menjadi kuat, besar dan berjaya bila kita menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa. Blogger dengan berlatar belakang asal-usul dan latar belakang diharapkan mampu menjadi tali perekat persatuan di era informasi dan globalisasi saat ini.

Inilah sekilas catatan dari arena MiladeBlogger di Kota Blimbing Depok! Dirgahayu untuk saudaraku deBlogger! Moga semakin kompak dan konsisten untuk berbuat positif bagi masyarakat dan lingkungan! Salam Bala Tidar dari wirablogger Pendekar Tidar!

Kampung Kosong, 30 Mei 2010