Blogger, You Are the Power!

HermawanK1Pernyataan Bapak Marketing Indonesia yang terngiang siang itu di segenap sudut ruang yang berisi ratusan blogger adalah “Blogger, you are the power. You are the driven of the new Indonesia!” Ini tentu saja bukan sekedar main-main dan sebuah ungkapan kosong semata jika diungkapkan oleh orang sekaliber Hermawan Kertajaya, Presiden Mark Plus Bisnis Indonesia. Apa pasalnya Beliau mengatakan hal itu di depan para blogger dari berbagai perwakilan komunitas?

Dalam rangka memperkuat sosialisasi kesiapan negara kita untuk menghadapi pelaksanaan ASEAN Community pada tahun 2015, ASEAN Blogger Community Chapter Indonesia yang didukung penuh Direktorat Jenderal Kerjasama ASEAN, menggelar Pra-event ASEAN Blogger Festival Indonesia 2013 yang diadakan pada Sabtu, 20 April 2013 di Gedung Carakaloka, Pusat Pendidikan Kementerian Luar Negeri, Jakarta Selatan. Salah tema seminar yang sangat menginspirasi para blogger yang hadir dan seolah menyihir para peserta untuk serius memasang telinga lebar-lebar dan berpikir keras adalah materi berjudul “Tantangan dan Peluang ASEAN Community 2015, Insights for Marketing to Youth, Women, and Netizen in Indonesia” dari Hermawan Kertajaya.

Menurut Beliau, “Indonesia adalah negara besar dengan penduduk yang besar. Indonesia memiliki peluang domestic marketing yang besar pula. Hal ini sebenarnya sudah menjadi perhatian dunia internasional semenjak era Orde Baru karena kekuatan peranan G to G atas kepemimpinan Soeharto yang disegani negara-negara maju maupun berkembang yang lain. Tatkala awal reformasi, Indonesia collapse dalam krisis moneter yang dahsyat. Namun perhatian tersebut kemudian berubah menjadi ketakjuban luar biasa setelah Indonesia lulus dalam crisise financial global di tahun 1998 dan 2008. Bahkan negara setangguh Amerika Serikatpun mengalami keterpurukan yang berlarut-larut hingga kini. Namun Indonesia survive. Hal inilah yang menjadikan Indonesia kemudian masuk di jajaran G-20. Indaonesia is the new beauty girl!”

Masyarakat dunia semakin sadar bahwa tatanan ekonomi dunia ke depan tidak hanya didominasi pemain lama yang tergabung di dalam G-7 ataupun G-15. Keharmonisan tatanan dunia yang baru akan ditentukan oleh G-20. Di ASEAN hanya Indonesia yang masuk dalam G-20 dengan beberapa negara lain di Asia, seperti Jepang, China, India, dan Korea Selatan. Hal ini menjadikan peran Indonesia dianggap sangat penting sebagai pemegang kekuatan ekonomi di masa depan, terutama untuk kawasan ASEAN.

Adanya kesepahaman untuk mewujudkan ASEAN Community 2015 justru menjadi momentum people to people untuk lebih memegang peran secara dominan dibandingkan G to G sebagaimana selama ini. Dan di sinilah peranan teman-teman blogger menemukan momentum strategisnya sebagai pemerkuat pilar sosial budaya. Blogger di Indonesia adalah blogger yang sangat beruntung oleh iklim kebebasan perpendapat dan berekspresi yang terbuka lebar-lebar, meskipun terkadang kebablasan. Bandingkan dengan rekan-rekan blogger di negara ASEAN yang lain. Di Thailand, di sisi pemerintahan memang ada sedikit kelonggaran kebebasan, namun jangan main-main jika seseorang menghujat atau menjelek-jelekkan raja! Ia pasti akan mendapatkan hukuman berat. Di Malaysia, sumbatan politik macet sehingga blog banyak dipergunakan untuk menyalurkan kritik dan aspirasi politik yang terkadang membawa pelakunya didakwakan pasal pencemaran nama baik ataupun fitnah pejabat. Hanya blogger Philipina yang memiliki kebebasan berekspresi mendekati di negara kita.

HermawanK2

Keberadaan ASEAN Community harus dipandang sebagai sebuah peluang bagi negara besar Indonesia. Kita memiliki sumber manusia yang besar sebagai domestik market. Kita adalah negara demokrasi besar yang mulai diakui dan dikagumi dunia internasional. Kita memiliki sumber daya alam yang melimpah. Indonesia terletak di posisi geografis yang sangat strategis. Indonesia juga memiliki kekayaan budaya yang sungguh tiada tandingannya. Oleh sebab itu kita semua harus optimis. Optimis adalah energi positif yang akan mengantarkan bangsa kita menuju kemajuan yang sesungguhnya. Di sinilah peranan blogger untuk menyebarkan energi positif tersebut kepada kalangan masyarakat yang lebih luas.

Kenapa peranan blogger dianggap sangat strategis? Dunia kini sudah memasuki era globalisasi informasi. Dari penelitian yang dilakukan Mark Plus, tiga pihak yang akan sangat mempengaruhi sebuah perubahan besar di era informasi ini adalah the youth, woman, and netizen. Netizen pada posisi strata yang tertinggi ialah mereka yang sanggup menyumbangkan content yang dapat mempengaruhi opini publik. Bukankah peranan ini kini sudah sedikit berseger dari conventional media mass kepada apa yang dikenal sebagai citizen journalist atau independent journalist. Anda-andalah para blogger yang memegang peran tersebut!

Tidak hanya terhenti di situ, blogger dan netizen didominasi oleh manusia-manusia muda. Adalah sifat anak muda yang selalu berani, kreatif, ekspresif, dan senantiasa bereksperimen guna menemukan setiap kemungkinan dan peluang-peluang baru untuk berinovasi. Pemuda adalah aktor yang akan membawa kemana arah Indonesia baru. Para pemuda jugalah di lingkungan regional yang akan menciptakan sebuah ASEAN yang baru. Blogger, pemuda, adalah the new voice of Indonesia. Maka pergunakankah blog untuk hal yang baik, hal yang bermanfaat dan berguna bagi kehidupan bersama.

HermawanK3Bahwa memang saat ini keadaaan di negara kita belum semuanya berjalan dengan ideal, masih banyak korupsi, lemahnya penegakan hukum, birokrasi yang ruwet, pungli, premanisme, kerusakan lingkungan hidup, bahkan pelanggaran hak asasi manusia. Namun itu semua adalah benturan-benturan pendewasaan bangsa yang akan membawa kepada suatu keseimbangan-keseimbangan baru yang membawa hikmah dan pengalaman dalam untuk lebih tangguh menghadapi kehidupan. Maka ngebloglah dengan wise, dengan bijaksana! Kita jangan terjebak untuk hanya turut menghujat, mencela, mengkritik tanpa pernah memberikan alternatif solusi. Jika itu jalan yang kita pilih, yang tercipta hanya energi negatif yang akan semakin membuat terpuruknya bangsa kita. Tuliskanlah, postinglah content-content positif yang menciptakan energi positif sehingga semua orang juga terinspirasi untuk berbuat yang positif juga.

The world is shaking, but Indonesia is standing! Dunia internasional banyak yang mengakuinya. Maka jadilah blogger yang memiliki dan menguasai hightech dan mempergunakannya secara hightouch. Demikian kira-kira intisari materi yang disampaikan Hermawan Kertajaya kepada barisan blogger Indonesia. Semoga menginspirasi Anda juga. Blogger, you are the power. You are the driven of the new Indonesia!

Ngisor Blimbing, 20 April 2013

Blogging For Life

Petikan Kisah Kopdar Blogger Nusantara 2012 (2)

Puncak agenda Kopdar Blogger Nusantara 2012 adalah sesi talkshow yang mengangkat tema mengenai blogpreunership, blogging for life, dan videoblogging. Sekitar pukul 10.00 WITA, gedung pertemuan LAN Makassar di lantai 4 dihentak dengan alunan gendang dan tembang berbahasa Makassar yang dibawakan secara penuh penjiwaan oleh seorang pelaku adat. Berjajar penuh lenggak-lenggok penuh gemulai dibalut dengan senyuman ramah, empat orang gadis menarikan tari Pakarena berpasangan dengan empat orang pemuda. Keempat pasang muda-mudi tersebut masing-masing mengenakan pakaian adat yang berbeda satu sama lain sebagai sebuah penggambaran perwakilan anak suku bangsa yang ada Sulawesi Selatan yang meliputi suku Bugis, Makassar, Mandar, dan Toraja. Tarian yang khusus diperuntukkan untuk menyambut tamu agung ini memiliki perbawa yang luar bisa hingga mengharubirukan kekaguman para blogger.

Dari beberapa talkshow yang digelar siang itu, ada satu pembicara perempuan yang mengangkat cerita pengalamannya menggunakan media blog untuk melakukan kegiatan sosial kemanusiaan. Dengan jargon internet aman dan bersih, sang pembicara mulai memancing rasa penasaran hadirin.

Internet aman dan bersih? Jargon apalagi ini? Saya sendiri masih asing dengan istilah tersebut dan baru mendengarnya saat turut kumpul kopdaran dalam rangka HUT ke-3 Komunitas Blogger Bekasi, Sabtu, 8 September 2012 yang lalu di Balai Patriot Bekasi. Hari itu, di puncak Kopdar Blogger Nusantara 2012, kembali ungkapan yang sama saya dengar kembali dan dari sosok yang sama lagi. Lontaran internet aman dan bersih itu disampaikan oleh salah satu pembicara dalam talkshow inspiratif. Dialah Mbak Sily, seorang ibu rumah tangga yang mendayagunakan jaringan sosial media untuk menggalang aksi kemanusiaan dalam pengumpulan donor darah untuk saudara-saudara kita yang sangat membutuhkan.

Pada awal mengenal media blog, pembicara yang dari kejauhan sangat mirip artis Syahrini ini justru menggunakan postingan sebagai alat mencurahkan segala ganjalan hati, keluh kesah, kekesalan, bahkan sumpah serapah. Segala unek-unek, rasa stress dan permsalahan-permasalahan yang dihadapi sehari-hari ditumpahkan lewat postingan. Semua beban hati dan pikiran, pokoknya diobral di blog. Awalnya ia hanya berpikir sangat sederhana bahwa dengan menuangkan dan menumpahkan segala ganjalan di hati, maka pikiran dan persaaan akan menjadi lega, menjadi plong dan terhindar dari stress. Semua hal negatif di dalam jiwa ingin dibuang jauh-jauh lewat blog. Blog adalah tempat nyampah, demikian yang terjadi saat itu. Lalu bagaimana respon dari pengunjung di blog sampahnya itu?

Blog yang berisi sampah, ternyata justru memancarkan aura energi negatif. Sumpah serapah dan caci maki dengan kata-kata yang sebebas-bebasnya, tanpa kontrol sopan-santun, bahkan sangat kasar justru memancing pembaca untuk berkomentar dengan kasar pula. Pancaran gelombang aura negatif yang terpancar dari blog sampah, ternyata justru menarik energi negatif yang lebih besar lagi. Akibatnya apa yang dirasakan Mbak Sily? Ia justru merasakan beban pikirannya menjadi bertambah berat. Alih-alih mencurahkan segala himpitan jiwa, keluh-kesah, dan rasa stress, justru para pengunjung blognya menambahkan beban pikiran lewat komentar-komentar yang negatif pula. Hal ini justru menjadikan permasalahan dan himpitan pikiran yang dirasa bukannya menjadi berkurang, tetapi malah bertambah berat.

Menyadari teori sederhana bahwa siapa menebarkan keburukan maka keburukan yang lebih besarlah yang akan dituai dan barang siapa menebarkan benih kebaikan maka kebaikan-kebaikan yang berlipat gandalah yang akan dipanen, membuat pikiran seorang Mbak Sily menjadi terbuka dan berbalik seratus delapan puluh derajat. Sejak saat itu, Mak Sily bertekad untuk menggunakan blog untuk menebarkan nilai-nailai kebaikan.

Dari beberapa berita yang pernah disimaknya, Mbak Sily mendengar bahwa PMI senantiasa mengalami kekurangan persediaan darah bagi saudara-saudara kita yang sangat membutuhkan. Ia berpikir, andaikan ada seseorang yang bisa memediasi antara pendonor darah dan orang yang membutuhkannya, dengan memanfaatkan social media yang ada, maka ia akan dengan sukarela membantunya. Awalnya ia hanya merasa sebagai seorang ibu rumah tangga yang bukan siapa-siapa dan tidak bisa berbuat apa-apa. Tetapi hingga beberapa saat ia tidak menemukan sosok seseorang yang dibayangkannya itu. Akhirnya ketika ia tidak bisa mengharapkan orang lain untuk menjalankan gagasannya, maka ia sendiri yang kemudian menyingsingkan lengan baju untuk mulai bergerak.

Langkahnya tentu saja mengundang banyak cibiran dari teman-teman karibnya. Banyak komentar miring yang disampaikan. Masih muda ngapain repot-repot ngurusi orang lain! Masalah sendiri saja masih banyak, kenapa membebani diri dengan menambah masalah dari orang lain? Kalau mau berbuat sosial kan nanti kalau sudah tua saja kenapa? Namun semua pandangan sinis itu tidak membuat langkah Mbak Sily surut. Ia terus maju, mulai dari hal kecil!

Internet adalah produk teknologi manusia yang sangat powerfull. Internet memiliki banyak sisi positif yang bisa dimanfaatkan untuk menebarkan kebaikan dan saling menolong sesama manusia. Dan memang, melalui jaringan social media Mbak Sily terus mengkampanyekan dan memediasi saudara-saudara kita yang membutuhkan darah dengan para pendonor, baik secara langsung maupun tidak langsung. Lambat laun, gayungpun bersambut dan banyak teman relawan lain yang turut bergabung memperkuat barisan para relawan darah ini.

Awal tahun 2012, ada sebuah tawaran pekerjaan yang sempat menggoda perjalanan aksi sosial Mbak Sily. Ia mendapatkan tawaran menjadi seorang site manajer di sebuah perusahaan dengan imbalan gaji dan fasilitas yang sangat menggiurkan. Akhirnya Mbak Sily menapai dunia kerja dan semakin mengen dorkan kegiatan sosialnya. Pada suatu sore ada seseorang yang menelponnya. Beberapa kali sempat tidak diangkat, akhirnya dengan berat hati iapun menjawab telepon yang masuk. Dengan nada memohon, suara di seberang line sangat mengharapkan bantuan Mbak Sily untuk mencarikan pendonor darah bagi saudaranya yang tengah menjalani operasi di rumah sakit. Mbak Sily hanya bisa menjelaskan bahwa dirinya sudah tidak aktif lagi mengurusi hal itu. Teleponpun ditutup.

Selepas menutup telepon, timbul dilematika yang membebani pikirannya. Antara ingin membiarkan permintaan bantuan itu dan ada rasa sesal sedkit kenapa ia membiarkan orang yang tengah membtuhkan bantuannya. Pikirannya menjadi gelisah dan tidak tenang. Akhirnya menjelang pukul sepuluh malam, ia memberanikan diri menelepon balik nomor telepon yang sebelumnya telah menghubunginya. Dengan penuh keraguan, ia menanyakan apakah gerangan orang yang meminta bantuannya sudah mendapatkan bantuan donor darah atau belum. Jika belum tentu ia akan berusaha mencarikan bantuan donor darah. Namun sungguh seribu sayang, sesal kemudian tiada berguna. Ternyata ia mendapatkan jawaban bahwa si sakit sudah meninggal dunia karena tidak sempat mendapatkan bantuan donor darah.

Seperti disambar petir, pikiran Mbak Sily ditikam rasa bersalah yang sangat mendalam. Rasa bersalah itu dibawanya hingga beberapa hari dan sempat berlarut-larut untuk kemudian sedikit demi sedikit menipis seiring berlalunya sang waktu. Namun dua bulan berikutnya terjadi kejadian yang sangat mengguncang jiwanya. Di tengah kesibukannya sebagai manajer, ia dikabari ibundanya mengalami pendarahan dalam sehingga muntah darah. Sang ibundanya harus segera menerima transfusi darah. Akan tetapi Mbak Sily dikabarai hal tersebut dalam keadaan mendadak.

Upaya mencari pertolongan donor dilakukan dengan menyebarluaskan informasi tersebut melalui jaringan saudara dan teman-teman Mbak Sily, baik offline maupun online. Namun waktu berjalan sangat cepat dan seakan tidak mau kompromi. Baru berjalan dua jam semenjak Mbak Sely diberitahu kondisi sakit ibundanya dan berusaha mencari bantuan donor darah, ternyata Yang Maha Kuasa berkehendak lain dengan memanggil ibundanya untuk selama-lamanya. Betapa Mbak Sily merasa ini seakan sebagai peringatan yang sangat keras dari Tuhan.

Kepergian sang ibunda akibat kasus kekurangan darah yang tidak tertolong karena ketiadaan persediaan kantong darah menjadikan Mbak Sily terpukul dan akhirnya memutuskan diri keluar dari pekerjaannya sebagai site manajer. Semenjak itu hidup Mbak Sily didedikasikan untuk menggalang kepedulian donor darah melalui aksi di dunia maya dan nyata. Di blog maupun jaringan social media yang lain, ia membuat postingan-postingan yang menggugah masyarakat untuk peduli dengan aksi donor darah. Lewat dunia maya pula ia banyak menjadi perantara saudara-saudara yang membutuhkan bantuan donor darah.

Tuhan pastinya Maha Adil, melalui gaung kegiatan yang banyak diposting di dunia maya mengundang perhatian Google Crome Singapura yang sangat tertarik dengan sepak terjang seorang ibu rumah tangga biasa yang melakukan aksi sosial kemanusiaan melalui pendayagunaan dunia maya. Bukan tanpa basa-basi, Google Crome Singapura bahkan memberikan penghargaan Wealth Heroes atas dedikasi dan kerja sosial Mbak Sily. Semenjak itu, banyak perusahaan yang menggunakan ikon dan brand image yang dimiliki Mbak Sily untuk promosi produk ataupun kegiatan CSR mereka. Inilah jalan rezeki baru bagi Mbak Sily.

Pelajaran penting dari kisah di atas diantaranya bahwa untuk berbuat baik dengan melakukan kerja sosial demi kepentingan masyarakat luas tidaklah harus dilakukan saat seseorang sudah kaya, sudah sukses, sudah berkemampuan, bahkan sesudah tua di masa pensiun. Yakinlah bahwa masalah rezeki sudah diatur oleh Tuhan lewat jalan manapun yang seringkali bahkan tidak pernah bisa kita duga. Lakukan yang terbaik untuk lingkungan kita!

Foto Mbak Silly diambil dari sini.

Rahasia Blogger Sukses dan Mulia

Catatan dari HUT ke-3 Be-Blog. Komunitas Blogger Bekasi atau Be-Blog, patut diacungi jempol berjempol-jempol. Apa pasalnya? Komunitas ini harus diakui sebagai komunitas blogger berbasis wilayah yang sangat eksis nggulawentah, alias mengelola, berbagai agenda dalam rangka menyebarluaskan virus ngeblog di kalangan masyarakat umum. Di samping itu, Blogger Bekasi juga digawangi oleh para blogger senior yang benar-benar total penuh totalitas dalam ngeblog. Walhasil dari sisi keanggotaan, komunitas ini terus berkembang dan lebih luar biasa lagi dikarenakan semakin banyak lahir blogger muda dari barisan remaja dan pelajar.

1347148049883288822

Dari sekian catatan tentang Komunitas Blogger Bekasi, nampaknya komunitas blogger di daerah lain harus banyak menimba pengetahuan dari komunitas ini. Hal ini bukanlah mengada-ada, namun sebuah pengakuan dari kami yang juga berusaha membangkitkan virus ngeblog di tlatah Tidar yang tergabung di dalam Komunitas Blogger Pendekar Tidar Magelang. Atas kekaguman dan penghargaan yang tinggi terhadap Blogger Bekasi, maka kami sengaja meluangkan waktu untuk turut mangayubagya, menyemarakkan HUT ke-3 Be-Blog yang mengambil tema “Semangat Kebersamaan dalam Harmoni Perubahan”.

Puncak HUT ke-3 Be-Blog dilakukan dengan menggelar acara talkshow yang menghadirkan motivator “sukses dan mulia” Jamil Azzaini. Talkshow tersebut diadakan pada Minggu, 8 September 2012, bertempat di Balai Patriot, Komplek Kantor Walikota Bekasi.

1347148202218524875

Catatan terpenting yang diungkapkan melalui motivasi yang diberikan Jamil Azzaini adalah Rahasia Blogger Sukses dan Mulia. Apakah yang dimaksud dengan blogger sukses dan mulia? Menurut motivator kondang ini, sebuah blog dikatakan sukses jika postingan di dalam blog tersebut mendapatkan respon positif dengan banyaknya pengunjung yang datang dan umpan balik komentar yang banyak. Adapun sebuah blog menjadi mulia jika blog tersebut dapat memberikan manfaat atau nilai positif bagi pengunjung atau pembaca setia blog kita. Pendapat atau lebih tepatnya prinsip Jamil Azzaini dalam ngeblog ini diinspirasi oleh tuntunan bahwa semulia-mulianya menusia adalah yang dapat memberikan kemanfaatan kepada orang lain, masyarakat, lingkungan, hingga meluas kepada bangsa, negara dan agama. Dan blog merupakan salah satu media untuk menebarkan kemanfaatan tersebut melalui sisi-sisi positif yang dapat digali dan didayagunakan.

Barangkali di antara Anda timbul pertanyaan, “Bagaimana bisa menjadi blogger yang sukses dan mulia tersebut?” Jamil Azzaini lebih lanjutmenguraikan tiga poin penting yang bisa ditempuh untuk mencapai tujuan menjadi blogger sukses dan mulia. Pertama, seorang blogger dalam aktivitas ngeblog harus memiliki mimpi besar yang akan dikejar. Apa contohnya? Seorang Jamil Azzaini mempunyai mimpi untuk dapat menginspirasi 25 juta orang sehingga 1 juta diantaranya dapat terentas dari kubangan kemiskinan.

Sebuah mimpi besar akan memberikan energi yang sangat dahsyat dan luar biasa yang akan menggerakkan setiap elektron, proton, neutron, atom, hingga unsur dan partikel di dalam tubuh kita yang seteruskan membangkitkan sendi, otak, otot dan seluruh anggota tubuh untuk melakukan sesuatu. Inilah kunci kreativitas, inovasi dan kecerdasan otak! Hal ini pulalah juga menjadi pengasah nurani yang tajam dalam kemurnian dan ketulusan. Mimpi adalah pijakan cita-cita manusia. Mimpi menjadi ruh, menjadi jiwa yang terkandung di dalam badan orang yang memilikinya. Karena mimpi adalah ruh dan jiwa, maka seseorang yang telah kehilangan mimpi-mimpi dalam hidupnya lambat laun akan mati, bahkan jauh sebelum raga kita dimatikan.

Poin yang ke dua untuk bisa menjadi blogger yang sukses dan mulia adalah totalitas dalam ngeblog. Aktivitas ngeblog tidak bisa dilakukan hanya dengan setengah-setengah, apalagi setengah hati. Ngebloglah dengan hati! Buat setiap konten posting Anda dengan upaya yang semaksimal dan seoptimal mungkin. Membuat postingan tidak cukup hanya membuat postingan yang baik, namun lebih dari itu, kita harus membuat postingan terbaik. Ingat, tidak hanya yang baik, tetapi yang terbaik!

Diilustrasikan sebuah dongeng oleh Jamil Azzaini. Ada seorang raja yang memberikan tiga buah karung kepada ketiga orang pembantunya. Sang raja memerintahkan agar ketiga pembantunya tersebut memenuhi karungnya masing-masing dengan buah-buahan hingga penuh. Akhirnya ketiga pembantu tersebut masuk ke suatu perkebunan buah-buahan. Akan tetapi ketiga pembantu tersebut memiliki persepsi pemikiran dan sikap yang berbeda dalam melaksanakan perintah sang raja junjungannya.

Pembantu pertama berpikir bahwa sang raja pasti kurang kerjaan dengan memerintahkannya melakukan pekerjaan yang sebenarnya tidaklah harus diperintahkan secara langsung oleh seorang raja. Maka si pembantu pertama ini berpikir pendek, “ah yang terpenting karung harus penuh, pasti sang raja tidak serius”. Akhirnya ia malas untuk memanjat pohon, dan hanya mengumpulkan buah-buahan yang sudah terjatuh berserakan di bawah pohon buah-buahan. Bahkan karena buah-buahan yang rontok belum cukup untuk memenuhi karung yang diberikan sang raja, maka semua buah-buahan busuk yang tercecerpun dimasukkan ke dalam karung. “Ah, tugas yang penting cepat beres!” demikian pikir si pembantu pertama ini.

Lain lagi dengan pembantu ke dua. Ia malah berpikir bahwa sang raja sedang bercanda dan “mengerjainya”. Maka di tengah kebun buah-buahan, ia justru mengumpulkan dedauan dan ranting-dahan yang berserakan di bawah pohon. Ia pun sangat malas jika harus memanjat pohon di tengah siang bolong yang sangat terik oleh sinar matahari tersebut. Buat apa susah-susah memanjat, licin, banyak semut, dan pasti celaka jika sampai terpeleset atau terjatuh. Bisa-bisa nyawa melayang! Wal hasil, karung pembantu kedua inipun penuh isinya.

Berbeda dengan sikap pembantu pertama dan ke dua, si pembantu terakhir justru memandang perintah sang raja sebagai sebuah amanat yang harus ditunaikan dengan penuh kesungguhan dan rasa tanggung jawab. Maka iapun dengan susah payah memanjat pohon buah-buahan yang memang tinggi-tinggi. Meskipun menanggung risiko terjatuh dari pohon yang licin, ia tetap melakukan perintah rajanya semaksimal kemampuannya. Akhirnya, karung yang diberikan sang raja benar-benar terisi dengan buah-buahan terbaik yang dipetik langsung dari pohon-pohonnya.

Saat ketiganya menghadap kembali kepada sang raja, tahukah Anda apa yang dilakukan sang raja? “Bukalah karung kalian masing-masing, dan makanlah hingga habis apa-apa yang telah kalian dapatkan!” demikian sang raja bertitah. Ya, orang yang senantiasa melakukan sesuatu dengan kemampuan terbaiknya lebih berpeluang besar mendapatkan keuntungan dan kemujuran nasib. Rejeki seseorang pasti sebanding dengan pengorbanan serta jerih upaya yang telah dilakukannya. Setiap keinginan harus dikejar dengan pengorbanan. Orang Jawa bilang, “jer basuki mawa bea”.

Kemudian apakah poin ke tiga agar blog bisa sukses dan mulia? Jamil Azzaini memberikan tipsnya, cintailah blog Anda! Bagaimana cara mencintai blog kita? berjanjilah kepada diri Anda sendiri untuk meng-update blog secara rutin. Bisa saja seminggu sekali, seminggu dua kali, seminggu tiga kali, bahkan setiap hari. “Saya mulai ngeblog 5 Februari 2011. Semenjak saat itu saya bertekad untuk memposting tulisan setiap hari. Dan alhamdulillah, hingga hari ini saya konsisten meng-update tulisan setiap hari.”

Tips penting untuk membuat tulisan yang menarik adalah senantiasa tanyakan kepada diri sendiri, apakah yang saya tuliskan ini dapat bermanfaat kepada para pembaca? Pertanyaan ini akan menjadi cambuk dan pemandu untuk memacu otak dan nurani kita untuk membuat tulisan dengan cerdas, sehingga pastinya akan dihasilkan karya postingan yang menarik dan menginspirasi para pembaca.

Lalu bagaimana jika ide kita macet? Untuk mengisi kekosongan ide, tulislah pengalaman pribadi Anda! Setiap orang pasti punya pengalamannya masing-masing. Sebuah pengalaman bersifat unik dan dengan pengemasan yang apik akan dapat menjadi sesuatu yang menarik.

Apakah yang telah didapatkan diri Jamil Azzaini dari aktivitas ngeblognya? Secara gamblang ia mengungkapkan rahasia pribadinya. Dengan penuh keseriusan ia menyampaikan beberapa hal, diantaranya bisa menulis beberapa judul buku best seller, mendapatkan passive income, menerima order training motivasi, diundang oleh beberapa media (radio maupun tv), diliput gratis oleh media (iklan promosi diri yang gratis), bahkan sering diundang sebagai pembicara di luar negeri.

13471483191806115467

Demikian catatan mutiara ilmu yang saya dapatkan dari seorang Jamil Azzaini, tokoh muda penuh inspirasi yang pernah menekuni ilmu manajemen di IPB, motivator internasional, penulis, komisaris tujuh perusahaan dan segudang prestasi luar biasa di usia muda yang patut menjadi teladan bagi anak bangsa yang lain.

Terima kasih untuk Be-Blog, dan selamat Ulang Tahun ke-3, semoga semakin kompak, penuh inspirasi dan memberikan manfaat kepada masyarakat Bekasi, dan bangsa Indonesia secara umum. Salam paseduluran!

Blogger Cap “Kampret”!

Nafas seorang blogger barangkali tidak bisa dipisahkan dari aktivitas posting memposting sebuah postingan di halaman blognya. Entah postingan itu berupa tulisan, artikel, image, maupun jenis postingan yang lain. Sampeyan setuju dengan pendapat saya?

Perkembangan jagad perbloggeran di pakeliran dunia maya sudah pasti mengalami dinamika yang beragam. Ada kesemarakan, ada semangat dan greget yang meluas hingga pada aktivitas off line, ada kemeriahan berbagai agenda, ada keguyuban yang terjalin antar komunitas dari berbagai wilayah dan ragam latar belakang. Di balik itupun terkadang terselip rasa sepi, nyenyet, dan sunyi tatkala spirit dan semangat ngeblog sedang ngedrop!

Tantangan di hadapan para blogger yang menggoda untuk kendor ngeblogpun tak kalah hebatnya menyudutkan blogger-blogger kita. Bayangkan saja munculnya era facebook dan twitter! Dengan hanya mengetikkan beberapa karakter untuk sekedar update status, puluhan bahkan ratusan respon dari sahabat langsung datang. Rasa puas dan senang mendapatkan respon langsung mengembangkan rasa bangga di rongga dada. Bisa jadi, bahkan terlintas sang peng-update status tersebut langsung merasa menjadi orang penting karena diikuti info yang disampaikannya kepada khalayak maya. Saya eksis nich!

Update status FB atau nge-twite di internet mungkin menjadi aktivitas terfavorit bagi para pengelana dunia maya saat ini. Di Indonesia, beberapa nara sumber menyebutkan, pengakses internet telah mencapai 60 juta. Empat puluh juta pengakses tersebut mengakses internet melalui handphone. Pengakses dari hp konon didominasi untuk aktivitas social media, terutama facebook dan twitter. Maka tidaklah mengherankan setelah kehadiran dua layanan social media ini, tidak sedikit blogger yang bergeser hanya sekedar menuliskan beberapa karakter dan menjadi facebooker atau twitterist.

Kehadiran facebook dan twitter justru kemudian menjadi filter alamiah munculnya para blogger sejati. Bagi blogger sejati, kebutuhan untuk menulis tanpa batasan jumlah karakter menjadikan blog tetap menjadi pilihan utama. Meskipun rombongan blogger ini banyak juga yang memanfaatkan media social arus utama di atas, namun mereka tidak pernah meninggalkan aktivitas ngeblog sebagai hal yang lebih utama. Diibaratkan sebatang pohon, ngeblog adalah batang dan dahan utamanya, sedangkan facebook atau twitter hanyalah sekedar ranting-ranting dari pohon tersebut. Blogger sejati tidak akan pernah berhenti menulis!

Adalah Komunitas Blogger Pendekar Tidar Magelang yang telah hadir di dunia nyata dan maya lebih dari tiga tahun lalu. Komunitas ini memiliki visi untuk meng-goblog-kan Magelang, artinya ingin “mencetak” blogger-blogger baru di wilayah Magelang Raya. Dalam rangka mencapai tujuan itu, komunitas menggelar berbagai agenda kegiatan untuk menebarkan virus ngeblog. Salah satu agenda yang terus digelar rutin setiap tahun, bersamaan dengan peringatan HUT komunitas, adalah lomba menulis untuk pelajar tingkat SLTP dan SLTA. Mengapa yang dipilih lomba menulis?

Aktivitas menulis tidak bisa dilepaskan dari dunia blog, karena nafas dan ruh sebuah blog terletak pada postingan yang didominasi dengan content tulisan. Aktivitas menulis juga bisa mendorong seseorang untuk membiasakan diri membaca. Menulis mendorong untuk membaca, dan sebaliknya membaca juga dapat mendorong untuk menulis. Minat membaca dan menulis merupakan saudara sekandung yang tidak dapat dipisahkan satu sama lainnya, sangat erat!

Dari minat baca dan tulis yang terpupuk ini, diharapkan apabila para peserta lomba tersebut kemudian tertarik untuk menuangkan tulisannya menjadi postingan di blog, maka spirit dan inspirasi menulis akan terus bertumbuh dan berkembang semakin baik. Blog yang dibuat akan memiliki postingan yang berbobot dan bermanfaat bagi para pengunjung dan pembaca yang singgah. Bukankah setiap komunitas blogger hadir untuk menebarkan nilai positif yang bisa didayagunakan dari kemajuan internet? Kita harus sepakat soal yang satu ini!

Alhamdulillah, dari tiga kali penyelenggaraan lomba, antusiasme dari peserta sangat baik. Setiap kali pelaksanaan lomba, tidak kurang dari 50-an naskah artikel masuk ke meja dewan juri. Sebagai puncak kegiatan lomba, diselenggarakanlah seminar pendidikan dengan peserta dari kalangan guru, mahasiswa, pelajar, dan umum. Seminar ini diagendakan sebagai puncak HUT Komunitas Blogger Magelang dan sekaligus memperingati Hari Pendidikan Nasional. Khusus untuk tahun 2012 ini, seminar mengangkat tema Revitalisasi Budaya Membaca di Era Informasi. Kembali kita mengajak semua orang untuk kembali menekuni minat baca. Harapannya tentu tidak hanya terhenti sekedar sampai membaca, namun kemudian dapat dikembangkan menjadi minat menulis, dan gongnya ya minat ngeblog!

Alangkah sangat bangga dan trenyuh melihat antusiasme guru dan siswa dalam kedua agenda tahunannya Bala Tidar ini. Satu hal yang bagi saya pribadi masih sangat memprihatinkan, justru di kalangan internal minat baca, nulis, dan ngeblog masih belum nampak menggembirakan, bahkan bisa dibilang semakin lesu. Kesimpulan saya ini tidaklah terlalu mengada-ada jika kita melihat track record Bala Tidar yang memiliki blog, hampir 70% bukanlah blog yang aktif ter-update dengan teratur.

Tiga tahun kebersamaan di dalam sebuah komunitas, nampaknya harus diiringi dengan muhasabah diri, alias berintrospeksi diri, apakah kita bisa konsekuen dan konsisten ketika kita berusaha mengajak orang lain untuk melakukan kebaikan maka kita sendiri harus berbenah terlebih dahulu untuk juga mempraktekkannya? Jika kita mengajak orang lain, sedangkan kita sendiri tidak melakukan ajakan tersebut, lalu apa bedanya kita dengan para pengkhotbah yang bergelar “jarkoni”, iso ngajar ora iso nglakoni!

Dan kemudian bila kita terjebak ke dalam ketidaksesuaian antara perkataan dan perbuatan, bukankah kita tengah menanamkan sifat kemunafikan di kalbu kita? Nah apakah bedanya kita dengan para birokrat, pejabat, wakil rakyat, hingga para penjahat yang sering mengumbar kedustaan? Apakah kita memang hanya terhenti sebatas blogger tanpa blegger sebagaimana pernah saya tuliskan? Atau memang kita sebenar-benarnya blogger cap “kampret”? Monggo kita merenung dan berpikir untuk langkah yang lebih baik di masa depan! Peganglah komitmen internal untuk wajib posting dan komentar! Semoga ini tidak terhenti sebatas keprihatinan pribadi, namun harapannya mampu mendorong kita semua untuk senantiasa berbenah menjadi lebih baik lagi. Bersamaan dengan semangat Kebangkitan Nasional, marilah bangkit sedulur Bala Tidarku!

Ngisor Blimbing, 20 Mei 2012

Take Action! Online Lan Offline

Komunitas Pendekar Tidar sebagai komunitas yang sudah lebih dari dua tahun menjadi sing mbahureksa di Magelang di bidang perGoBlogan sudah barang tentu memiliki aktifitas ataupun kegiatan di Magelang.

Suatu web blog memang sesuatu ketidaknyataan yang menjadi kenyataan. Dari dunia maya berupa web blog, terjadi interaksi antar sesama pemilik blog karena kesamaan interest. Selanjutnya semakin intens dalam berkomunikasi hingga kemudian muncul keinginan untuk bertemu secara langsung bertatap muka di dunia nyata. Itu hal yang wajar dan rasanya itu tidak hanya terjadi di kalangan blogger semata.

Dalam pertemuan antara founding father-nya Pendekar Tidar pun juga hampir sama. Dari berkomunikasi online kemudian muncul keinginan bertatap muka dengan sesama sedulur Magelang. Ngumpulake balung pisah, nyambung paseduluran hingga digelarlah Kopdar Akbar Pendekar Tidar yang bertepatan dengan HUT Kota Magelang 11 April 2009 bertempat di Alun-Alun Magelang.

Dari rerasan para Balatidar muncul ide-ide untuk melakukan kegiatan di dunia nyata berkontribusi untuk Magelang. Dimulai dengan agenda Perpustakaan Warga Ngampon sebagai langkah pertama Pendekar Tidar hingga yang terbaru mengadakan seminar pendidikan bertajuk “Internet Sehat untuk Mencerdaskan Generasi Masadepan”. Di sela-sela adanya agenda-agenda offline untuk Magelang juga Pendekar Tidar diundang oleh sedulur komunitas lain yang terkadang tempatnya berada di luar Magelang misal di Wonosobo, Depok, Solo, Bekasi, Ponorogo, dan juga Pesta Blogger sebagai ajang kopdar blogger se-Indonesia.

Secara rutin Pendekar Tidar melaksanakan jumpa darat yang disebut dengan gethukan hari Sabtu pada minggu pertama dan minggu ketiga setiap bulannya. Selain kopdar, agenda rutin yang sudah direncanakan oleh Pendekar Tidar adalah Lomba dan Seminar Pendekar Tidar yang hingga saat ini sudah dua kali dilaksanakan.

Pendekar Tidar sebagai komunitas yang terbuka tidak menutup kemungkinan bagi siapa saja untuk ikut bergabung dan berkegiatan bersama Pendekar Tidar, bahkan sekalipun belum memiliki web blog. Silakan datang ke kopdar yang sudah rutin digelar, masuk ke grup milis Pendekar Tidar, grup Facebook Pendekar Tidar, atau follow twitter-nya @pendekartidar. Segala kegiatan dan agenda yang akan dilaksanakan oleh Pendekar Tidar bisa diperoleh melalui media dan jejaring sosial yang telah disebutkan.

Uraian diatas adalah sedikit dari apa yang dibahas oleh Nahdhi dan Bondan dalam Talkshow Community Sesion yang berlangsung hari ini sebagai rangkaian kegiatan pameran komputer dan teknologi METAL (Magelang Techno Festival) hari kedua.

Selain Talkshow, dalam pameran kali ini juga diadakan Live Blogging Competition yaitu lomba membuat tulisan di blog-nya masing-masing mengenai segala hal dalam pameran komputer dan teknologi METAL (Magelang Techno Festival). Dari 6 orang finalis yang hari ini hadir, Tegar seorang siswa kelas dua SMP justru keluar sebagai jawara menyisihkan para blogger-blogger yang lebih tua.

Selamat untuk jawara Live Blogging Competition.

Lereng Merbabu, 1 Juli 2011

Lets to Know Social Networking

Pameran komputer dan teknologi terbesar di Magelang “METAL” telah dibuka hari ini oleh Walikota Magelang bertempat di Gd. Tribhakti, Kota Magelang. Pada hari pertama pameran ini komunitas Pendekar Tidar diundang untuk mengisi talk show bertajuk Lets to Know Social Networking.

Komunitas Pendekar Tidar mewakilkan dua balatidar yaitu Kukuh dan Nahdhi untuk bercerita dan berbagi pengetahuan tentang social networking semisal Facebook, Twitter, Blog, dan berbagai fungsi sosial media yang ditawarkan oleh jaringan internet.

Talk Show

Pada sesi pertama ditunjukkan data-data secara statistik mengenai pengguna internet, pengguna sosial media, dan apa saja perubahan yang telah dibuat akibat keberadaan sosial media. Sebagaimana diceritakan mengenai Harry Van Jogja, kasus Prita, dan bencana Merapi.

Pada sesi kedua diungkapkan betapa kekuatan jejaring sosial bisa sangat dahsyat mampu menggerakkan banyak orang misal saat terjadi pergolakan politik di Mesir yang bermula dari facebook. Juga ekses negatif seperti pemanfaatan timeline twitter oleh sekelompok penjahat muda di India.

Segalah hal memang selalu memiliki feedback positif dan negatif, tentu saja termasuk komputer lebih khusus lagi jejaring sosial. Apa yang kita publikasikan di internet bila tidak berhati-hati dapat menjadi counter attack bagi kita sendiri. Bukan berarti kita harus berburuksangka terhadap teknologi, tetapi alangkah baiknya kita lebih berhati-hati dalam mengungkapkan sesuatu di internet. Think before post!

Selain mengisi acara talk show Pendekar Tidar juga diberi kesempatan mengisi stand community berdampingan dengan GUFI (Guyub Fotografi), Namikaze (Japanese community), dan Kaskus regional Eks-Karesidenan Kedu.

Tribhakti, 30 Juni 2011

Etika Berinternet

ETIKA BERSOSIALISASI

ethicsSebagaimana teori homo sapien mengatakan manusia adalah makhluk sosial, maka manusia memiliki kecenderungan untuk bersosialisasi dengan manusia lainnya. Dalam pelaksanaan interaksi atau pergaulan dibutuhkan adanya suatu perangkat pranata untuk menjamin terlaksananya hak dan kewajiban yang timbul. Pranata sosial yang mengatur kehidupan bermasyarakat terdiri atas norma agama, kesusilaan, kesopanan, dan hukum. Continue reading “Etika Berinternet” »