Pelatihan Komputer di Panti Arrahman Magelang

panti_ar_rahman

Dunia Maya tidak selalu menakutkan, membahayakan dan merugikan. Selalu ada sisi positif dan manfaat yang bisa kita ambil, tergantung bagaimana cara kita dalam memperlakukan media tsb. Kalau analoginya mas Hanafi : “Pisau, tergantung kitanya mau dipake buat apa. Buat rajang-rajang bumbon bisa, mau buat nusuk orang juga bisa.”

Begitupula dengan facebook. Sebagian dari Anda ada yang punya facebook dan sebagian yang lain ada juga yang tidak punya facebook. Tidak masalah, karena memiliki facebook bukanlah merupakan sesuatu yang wajib alias keharusan. Dibalik sisi negatif facebook yang beberapa waktu lalu sering kita dengar di berita, tentunya ada juga sisi positifnya. Salah satu nilai positif facebook adalah yang jauh dapat semakin dekat dan yang dekat akan semakin merapat. Begitu juga dengan kisah saya berikut ini.

Di Kota Magelang, tepatnya di daerah Ngembik ada sebuah Panti Asuhan yang seringkali saya baca papan namanya (maklum, simbah saya tinggal di Ngembik jadi kalo mau kesana pasti melewati dan membaca tulisan di papan nama tsb) tapi saya belum pernah satu kali-pun menginjakkan kaki di sana. Pada suatu hari, tanpa sengaja di facebook saya melihat beberapa foto tentang mushola yang air bekas wudhunya dialirkan ke kolam ikan. Wah, menarik nih. Setelah ditelusuri ternyata yang punya foto adalah pak Dharmawan Sumiran (beliau adalah salah satu pengurus di Panti Ar Rahman, tepatnya bendahara panti).

Pendekar Tidar Pelatihan TI Di Panti Arrahman

Akhirnya, saya-pun meng-add beliau sebagai teman. Selain itu saya juga menyampaikan niatan untuk bersilaturahmi dan melihat-lihat aktivitas atau kegiatan teman-teman di Panti Ar Rahman. Panti Ar Rahman ternyata memiliki karakteristik yang unik bila dibandingkan panti yang lain. Kalo teman-teman berkunjung ke sana, mungkin suasananya akan sedikit berbeda dengan bayangan teman-teman selama ini. Suasana di Panti Ar Rahman ini tidak seramai maupun semeriah yang ada dalam benak kita. Mungkin karena panti putra dan putri lokasinya terpisah dan juga kadangkala teman-teman panti masih mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung sampai sore hari di sekolahnya masing-masing.

Sekilas tentang Panti Ar Rahman. Panti Ar Rahman didirikan pada tahun 1992 dan sampai saat ini ada sekitar 70 anak yang tinggal di panti. Sebagian besar masih mengenyam pendidikan di SMP dan SMA dan sebagian yang lain ada juga yang sedang studi di universitas. Panti ini tidak hanya menampung teman-teman yatim piatu tetapi juga teman-teman dari keluarga yang kurang mampu. Selain berupaya untuk membantu agar teman-teman tetap bisa meneruskan pendidikan formal, teman-teman di Ar Rahman pun diberikan pendidikan kewirausahaan seperti perikanan, pertanian, jualan bakso, kerajinan dan keterampilan tangan.

Pendekar Tidar Pelatihan TI Di Panti Arrahman

Apakah yang bisa kita berikan ke Panti Ar Rahman? Wow…banyak sekali. Yang punya dana bisa membantu mendonasikan dananya untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari maupun pendidikan teman-teman, yang punya bahan makanan bisa juga dibagikan untuk diolah oleh teman-teman dan yang punya keahlian maupun keterampilan tertentu bisa juga disebarkan ke teman-teman di panti ini. Pokoknya apapun yang teman-teman miliki, yang mungkin menurut teman-teman biasa dan tidak ada harganya, akan menjadi sesuatu yang istimewa apabila dibagikan dengan orang lain.

Begitu juga dengan Bala Tidar – sebutan untuk anggota Komunitas Blogger Magelang, Pendekar Tidar – berbekal niat sederhana untuk berbagi apa yang kami miliki, kami-pun memberanikan diri untuk menerima ‘tantangan’ dari pak Dharmawan untuk memberikan pelatihan komputer di Panti Ar Rahman ini. Sampai tulisan ini diterbitkan, Alhamdulillah kami sudah melakukan 3 kali pertemuan dengan teman-teman panti. Yang pertama adalah perkenalan dan pemutaran film Linima(s)sa-nya Internet Sehat, yang kedua adalah pengenalan komputer (Computer Basics) tahap pertama dan yang ketiga adalah Computer Basics tahap kedua.

Pendekar Tidar Pelatihan Komputer Di Panti Arrahman Magelang

Keterbatasan fasilitas bukanlah suatu hambatan bagi kami yang membuat kami galau atau menyerah. Justru keterbatasan itulah yang malah mendorong dan memotivasi kami untuk lebih bersemangat dalam berbagi dan lebih kreatif dalam menyampaikan materi. Doakan, semoga kami bisa istiqomah dalam investasi ini dan ikut membantu mewujudkan sasaran panti yaitu dapat menampung 1.000 anak sebelum tahun 2027. Anda tertarik untuk ikut menyukseskan sasaran tsb?

Diambil dari Bala Tidar –> Yudha Karyadi